Hilangnya kawasan hijau paling luas terjadi di Bekasi dan Kabupaten Bogor. Perkebunan telah berubah menjadi kawasan pariwisata, permukiman, dan perhotelan.
Mengetahui masalah tersebut, KDM berencana mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah Jabar pada tahun ini.
"Kalau tata ruangnya tidak diubah, maka kita akan dikepung bencana longsor dan banjir. Tidak aneh hari ini banjir tidak di daerah dataran, tetapi pegunungan," kata KDM.
Ia menginstruksikan OPD terkait untuk mendapatkan detail tata ruang Jabar yang telah dibuat oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Menurutnya, Hindia Belanda telah membuat tata ruang Jabar yang selaras dengan alam. Hal itu patut menjadi rujukan dalam merevisi tata ruang Jabar.
"Tak akan bisa sama dengan zaman kolonial, tetapi kita dekatkan, jangan sampai kita kacau," ungkap KDM. (*)