CIREBON, RADARCIREBON.COM - Kereta api bukan hanya menjadi sarana transportasi favorit wisatawan Nusantara.
Layanan berbasis rel ini juga kian diminati wisatawan mancanegara yang berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia. Hal ini terbukti dengan jumlah turis yang menggunakannya.
PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat, jumlah penumpang mancanegara yang menggunakan kereta api (KA) jarak jauh dari Stasiun Wilayah Daop 3 Cirebon sebanyak 21.7860 penumpang mancanegara. Jumlah ini tercatat mulai Januari hingga Desember 2025.
BACA JUGA:Ngeri! Inilah Dugaan Sementara Pemicu Kebakaran Pasar Desa Lemahabang Kulon
BACA JUGA:Polresta Cirebon Ungkap Kinerja 2025: 1.893 Kasus Ditangani, 138 Kasus Narkotika Terbongkar
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan bahwa ada 21.760 wisatawan mancanegara dari Januari sampai Desember 2025 yang menggunakan kereta api untuk bepergian ke beberapa daerah.
“Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan semua pihak, termasuk di antaranya pelanggan mancanegara terhadap layanan KAI yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu dan menghubungkan langsung wisatawan ke berbagai destinasi unggulan,” jelasnya.
Muhibbuddin menyebutkan, mayoritas para penumpang mancanegara menggunakan KA jarak jauh untuk tujuan Semarang , Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Jakarta, hingga Banyuwangi.
Sedangkan, KA jarak jauh paling favorit, yakni Ranggajati tujuan Cirebon - Surabaya Gubeng - Jember, KA Cakrabuana tujuan Gambir - Cirebon –Purwokerto dan KA Gunungjati tujuan Gambir - Cirebon - Semarang.
Muhibbuddin menegaskan wisatawan menyukai jadwal keberangkatan yang tepat waktu, pelayanan di atas kereta, dan kemudahan pemesanan tiket secara online yang tersedia dalam bahasa Inggris melalui aplikasi Access by KAI.
“KAI terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan layanan kepada seluruh pelanggan, termasuk wisatawan mancanegara."
BACA JUGA:Banjir Langganan Rendam 20 Rumah di Gang Rukun Pekiringan, Begini Kata Warga
Kami melihat tren positif ini sebagai hasil dari peningkatan fasilitas, digitalisasi layanan, dan promosi yang masif, baik dalam maupun luar negeri,” ujar Muhibbuddin.
Faktor lain yang mendukung lonjakan penumpang asing adalah peningkatan infrastruktur transportasi dan konektivitas antar moda menjadi kunci utama dalam menarik wisatawan internasional.
Mereka mengutamakan efisiensi waktu dan kemudahan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, dan kereta api menawarkan solusi itu.