Bulan Sya’ban: Jembatan Spiritual Menuju Ramadhan yang Sering Diremehkan

Senin 02-02-2026,08:26 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Bulan Sya’ban adalah salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang kerap luput dari perhatian umat Islam. 

Padahal, bulan ini memiliki keutamaan besar dan peran penting sebagai masa persiapan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. 

Terletak di antara bulan Rajab dan Ramadhan, Sya’ban bukan sekadar bulan penghubung, melainkan momentum pembentukan kesiapan ruhani seorang Muslim.

Sejarah dan Makna Bulan Sya’ban dalam Islam

BACA JUGA:Bos Minyak Riza Chalid Masuk Red Notice, Interpol Indonesia Ungkap Petunjuk Lokasi

BACA JUGA:Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2026 Lengkap: Tanggal, Niat Arab Latin, dan Keutamaannya

Secara bahasa, kata Sya’ban berasal dari kata sya’aba yang berarti berpencar atau bercabang. 

Penamaan ini merujuk pada kebiasaan masyarakat Arab di masa jahiliah yang berpencar untuk mencari air atau melanjutkan aktivitas setelah berhenti berperang di bulan Rajab.

Dalam Islam, bulan Sya’ban memiliki kedudukan yang istimewa karena Rasulullah memberikan perhatian khusus terhadapnya. 

Sya’ban menjadi masa transisi spiritual, saat seorang hamba mulai memperkuat ibadah dan memperbaiki diri sebelum memasuki Ramadhan. 

BACA JUGA:7 HP Samsung Rp2 Jutaan Paling Worth It Awal 2026, Spek Masih Kuat!

BACA JUGA:Persib Siapkan Kejutan Bursa Transfer: Mauro Zijlstra Jadi Target Utama?

Bulan ini mengajarkan bahwa kesiapan iman tidak datang secara mendadak, tetapi dibangun perlahan dengan kesungguhan.

Keutamaan Bulan Sya’ban Menurut Hadis Nabi

Keistimewaan bulan Sya’ban ditegaskan dalam berbagai hadis Rasulullah. Salah satu hadis paling masyhur diriwayatkan dari Usamah bin Zaid. 

Kategori :