CIREBON, RADARCIREBON.COM – Infrastruktur jalan di dalam Kota Cirebon kembali menjadi sorotan. Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan cukup parah dengan lubang berukuran besar hingga sedang yang tersebar di beberapa ruas jalan di Kota Cirebon.
Pantauan RadarCirebon.Com, Sabtu (14/2/2026) di lapangan, kerusakan terlihat jelas di perempatan lampu merah Jalan RA Kartini dan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo.
Lubang menganga di badan jalan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna kendaraan, khususnya pengendara sepeda motor.
Kondisi semakin berisiko saat hujan turun. Genangan air yang menutup lubang membuat pengendara sulit mengantisipasi, sehingga rawan terperosok dan mengalami kecelakaan.
BACA JUGA:Tidak Terima Disebut 'Maling', Pentolan LSM Akar Bersitegang dengan Kelompok Massa
Warga pun mulai angkat suara. Mereka mengeluhkan lambannya penanganan kerusakan jalan yang dinilai sudah berlangsung cukup lama.
Iwan, warga Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, mengaku khawatir setiap kali melintas di jalur tersebut.
“Lubangnya cukup dalam dan posisinya pas di jalur kendaraan. Kalau malam atau habis hujan itu nggak kelihatan sama sekali. Sangat berbahaya, apalagi buat pengendara motor,” ujarnya.
Selain membahayakan keselamatan, Iwan mengatakan, kondisi jalan berlubang juga kerap menyebabkan kerusakan pada kendaraan.
BACA JUGA:Eman Suherman Dorong Revitalisasi Pemandian Sang Raja Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi
“Ban bisa pecah, velg bisa bengkok. Kita sebagai warga tentu berharap segera ada perbaikan sebelum memakan korban,” tegasnya.
Iwan berharap Pemerintah Kota Cirebon segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam sementara.
"Pasalnya, ruas Jalan RA Kartini dan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo merupakan jalur padat lalu lintas yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. Jika tidak segera ditangani, lubang-lubang di jalan ini dikhawatirkan akan menjadi ‘jebakan’ berbahaya bagi pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas,"pungkasnya. (rdh)