Dari total 500 gol, 318 dicetak dengan kaki kanan, 86 menggunakan kaki kiri, dan 94 lewat sundulan.
Ia juga mencatat 100 gol penalti dengan akurasi 88,5 persen — angka yang bahkan lebih tinggi dibandingkan Lionel Messi (77,8 persen) maupun Ronaldo (83,8 persen).
Satu catatan unik lainnya, Kane menjadi satu-satunya pemain yang pernah mencetak hat-trick penalti dalam satu pertandingan Liga Champions saat menghadapi Dinamo Zagreb pada 2024.
Raja di Banyak Kompetisi, Ancaman di Segala Ajang
Sepanjang kariernya, Kane telah mencetak gol di 20 liga berbeda. Di Premier League, ia mengoleksi 213 gol — kompetisi paling produktif dalam kariernya.
Di kancah Eropa, Kane menjadi pemain Inggris tersubur di Liga Champions dengan 48 gol. Sementara di turnamen besar bersama timnas, ia telah mencetak 15 gol di Piala Dunia dan EURO.
Kini, namanya berada di peringkat ke-27 daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa versi IFFHS. Jika konsistensi ini terjaga, masuk 10 besar dunia hanya tinggal soal waktu.
Saat Bayern memimpin klasemen Bundesliga dengan 57 poin dan bersiap menghadapi Eintracht Frankfurt di Allianz Arena, sorotan akan kembali tertuju pada Kane.
Mampukah ia menjaga ketajamannya dan benar-benar meruntuhkan salah satu rekor paling ikonik milik Cristiano Ronaldo? Dunia sepak bola menunggu jawabannya.