Setiap Ramadan, peran itu terasa semakin kuat. Jamaah memenuhi ruang dalam. Suara doa bergema pelan. Langkah kaki terdengar di lantai karpet. Waktu seakan bergerak pelan di dalam bangunan tua itu. Di luar, kehidupan kota berjalan seperti biasa. Di dalam, sejarah dan ibadah menyatu dalam satu ruang yang sama. (ade)
Masjid Merah Panjunan: Denyut Sejarah dan Ibadah yang Kian Hidup Saat Ramadan
Sabtu 21-02-2026,12:05 WIB
Editor : Leni Indarti Hasyim
Kategori :