Jenis makanan tersebut dapat merangsang produksi asam lambung berlebih yang berpotensi memicu rasa tidak nyaman sepanjang hari.
BACA JUGA:Libra 16 Februari 2026: Menjaga Harmoni di Tengah Dinamika
BACA JUGA:Mengungkap Karakteristik Zodiak Libra: Berikut Tanggal dan Simbol Zodiak Libra
Bagi penderita maag atau gangguan lambung, pemilihan menu sahur menjadi semakin penting.
Sebaliknya, pilihlah makanan dengan komposisi gizi seimbang agar energi bertahan lebih lama dan tubuh tidak mudah lemas.
Kombinasi Karbohidrat Kompleks dan Protein
Menu sahur ideal sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum utuh, atau oatmeal.
BACA JUGA:Promo KAI Jelang Hari Raya Idul Fitri: Syarat dan Ketentuan Pembelian Tiket Mudik Lebaran ?
Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil lebih lama.
Padukan dengan sumber protein berkualitas seperti telur, ayam tanpa kulit, ikan, atau kacang-kacangan.
Protein berperan penting dalam mempertahankan rasa kenyang sekaligus menjaga massa otot selama berpuasa.
Tak kalah penting, tambahkan sayuran dan buah sebagai sumber serat alami. Serat membantu memperlambat proses pencernaan serta menjaga kesehatan saluran cerna.
Untuk mencegah dehidrasi, minumlah setidaknya dua gelas air putih saat sahur. Kebutuhan cairan harian tetap harus dipenuhi meski waktu minum terbatas.
Strategi Aman Saat Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan penyesuaian saat menerima asupan makanan kembali. Karena itu, berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap.
Mulailah dengan porsi kecil, misalnya air putih dan kurma, sebelum melanjutkan ke makanan utama.