“Dugaan sementara, pengemudi dump truk tidak dapat menguasai kendaraan karena mengantuk, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan dengan truk tronton gandengan,” jelasnya.
Ia pun mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Jalur Pantura Cirebon dikenal sebagai salah satu lintasan dengan volume kendaraan tinggi, terutama truk logistik dan angkutan barang.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya istirahat cukup bagi sopir angkutan berat demi keselamatan bersama di jalan raya.