Dishub Jabar Ungkap Titik Macet Mudik 2026, Simak Jalur Alternatif yang Bisa Dilewati

Selasa 10-03-2026,02:29 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Sejumlah jalur utama nontol di Jawa Barat (Jabar) diperkirakan akan mengalami kepadatan kendaraan saat arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.

Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas, mulai dari pemberlakuan sistem satu arah hingga penertiban aktivitas masyarakat di sepanjang jalur mudik.

Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar mengatakan, pihaknya telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan selama musim mudik Lebaran tahun ini.

BACA JUGA:Dishub Jabar Prediksi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, Ini Waktu Berangkat Paling Padat

Salah satu jalur yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi adalah Simpang Jomin–Simpang Mutiara hingga Cikopo.

Untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut, Dishub Jabar bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) akan melakukan penataan lalu lintas dengan menutup sejumlah putaran balik.

“Sebanyak 47 putaran balik atau u-turn akan ditutup dan hanya delapan yang tetap dibuka untuk mengatur arus kendaraan agar lebih lancar,” ujar Dhani, Senin 9 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan konflik arus kendaraan yang sering menjadi penyebab kemacetan di jalur tersebut, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis menjelang Lebaran.

Selain jalur tersebut, ruas Ciawi–Cibadak–Sukabumi juga diprediksi menjadi titik rawan macet. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, aparat kepolisian akan melakukan penindakan terhadap kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih yang nekat melintas di jalur tersebut saat puncak arus mudik maupun arus balik.

BACA JUGA:Jelang Arus Mudik-Balik, Herman Khaeron Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima yang kerap menggunakan badan jalan.

Keberadaan aktivitas tersebut dinilai dapat mempersempit ruas jalan dan memperparah kemacetan saat arus kendaraan meningkat.

Kemacetan juga diperkirakan terjadi di jalur wisata Ciawi–Simpang Gadog–Puncak, Kabupaten Bogor.

Kawasan ini memang dikenal sebagai salah satu titik kemacetan klasik setiap musim libur panjang.

Untuk mengatasinya, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap dan one way pada waktu-waktu tertentu.

Kategori :