Libur Lebaran 2026, IKN Diserbu Wisatawan: UMKM Raup Omzet Fantastis

Sabtu 28-03-2026,21:02 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Yuda Sanjaya

Otorita IKN mencatat hingga 24 Maret 2026 saja, jumlah kendaraan yang memasuki kawasan IKN mencapai 30.544 kendaraan dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor di Desa Tangkolo Kuningan, Sungai Ciawi Tersumbat dan Lahan Warga Terendam

Salah satu turis mancanegara asal Taiwan, Snow, mengungkapkan kekagumannya terhadap IKN dan bahkan berharap suatu hari dapat bermukim di sana.

“Di masa depan, Nusantara akan menjadi Ibu Kota Negara. Saya melihat di sini banyak sekali perayaan Idulfitri."

"Saya ingin sekali pindah ke sini ketika Nusantara sudah benar-benar menjadi Ibu Kota Negara,” ujar Snow.

Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia juga turut merasakan kesan mendalam saat berkunjung ke IKN. 

Salah satunya Florensia, warga Banjarmasin, yang mengaku terkesan dengan konsep pembangunan berkelanjutan di Nusantara.

“Ketika masuk ke IKN, saya sangat kagum karena bangunannya green building semua. Rasanya seperti tidak lagi berada di Kalimantan karena sangat eco-friendly."

BACA JUGA:Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI

"Semoga IKN terus berkembang dan tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa,” ujar Florensia.

Bertalian dengan itu, pelaku UMKM pun mengalami peningkatan omzet selama periode libur Lebaran. 

Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” kata Kevin.

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

BACA JUGA:Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI

Kategori :