Kondisi jalan yang rusak dinilai mencoreng citra wilayah Cirebon di mata pengguna jalan.
Kekecewaan warga kini memuncak. Mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi penutupan jalan jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan perbaikan dari pemerintah.
“Kalau tidak ada kepastian, warga sepakat akan menutup akses jalan sebagai bentuk protes,” tegasnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Mundu Pesisir, H Haerun, mengakui pihak pemerintah desa sudah berulang kali mengajukan usulan perbaikan jalan tersebut.
Namun, hingga saat ini belum ada realisasi dari instansi terkait.
“Kami sudah mengusulkan perbaikan, tetapi belum ada kepastian kapan akan dikerjakan,” katanya.
Pihak pemerintah desa juga memahami kekecewaan warga yang semakin memuncak.
Bahkan, Haerun menyatakan dukungan terhadap rencana aksi warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
“Kami memahami kondisi masyarakat. Jika aksi itu dilakukan sebagai simbol kekecewaan, kami mendukung,” ujarnya.
Hingga kini, warga masih menunggu kepastian perbaikan jalan mundu pamengkang rusak tersebut.
Mereka berharap pemerintah segera turun tangan agar akses vital ini kembali aman dan layak digunakan.