GROBOGAN, RADARCIREBON.COM – Kecelakaan tragis melibatkan kereta api KA Argo Bromo Anggrek kembali terjadi selang beberapa hari usai insiden di Stasiun Bekasi Timur.
Kali ini, KA Argo Bromo Anggrek mengalami kecelakaan dengan sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan sebidang swadaya di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat 1 Mei 2026 dini hari.
Insiden yang terjadi di Dusun Sugihan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
BACA JUGA:Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur
Sementara itu, lima penumpang lainnya dilaporkan selamat meski mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat mobil Toyota Avanza yang mengangkut sembilan orang melintas di perlintasan tanpa penjagaan. Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya.
Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan mobil mengalami kerusakan parah dan korban berjatuhan.
Salah satu korban meninggal dunia diketahui berinisial Pipi (8), sementara tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa seluruh korban telah dievakuasi.
“Benar terjadi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan mobil di perlintasan Dusun Sugihan. Total penumpang mobil ada sembilan orang, empat di antaranya meninggal dunia,” ujarnya.
BACA JUGA:Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Hal Ini Jadi Sorotan
Keempat jenazah korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Akibat insiden tersebut, KA Argo Bromo Anggrek sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 WIB untuk pemeriksaan kondisi sarana.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan dinyatakan aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 02.56 WIB.
Pihak PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.