"Mudah-mudahan ke depan LPK mampu memberikan materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Sehingga, saat siswa selesai mengikuti pelatihan, mereka siap melakukan adaptasi yang cepat terhadap tuntutan kompetensi dan aplikasi di perusahaan-perusahaan," tambahnya.
Dalam agenda pembinaan kali ini, menurut Fatwa, Disnaker memfasilitasi sebanyak 32 LPK secara langsung. Namun, mengingat keterbatasan kapasitas ruangan, pihak dinas juga membuka akses melalui platform daring (Zoom) bagi LPK lain yang belum berkesempatan hadir secara fisik.
Karena saat ini tercatat terdapat kurang lebih 51 LPK yang beroperasi di wilayah Kota Cirebon. Dengan adanya pembinaan rutin ini, diharapkan seluruh lembaga tersebut dapat terakreditasi dengan baik dan terus mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai. (abd)