BACA JUGA:Misteri 15 Situs Megalitikum di Gunung Ageung Majalengka, Ada Batu Bermedan Magnet Kuat
Kehadiran guru bukan hanya sekadar formalitas administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam perjalanan siswa selama mengikuti kompetisi.
Di lapangan, para guru ikut membantu mendampingi pelatih, memberikan motivasi kepada pemain, hingga memastikan mental siswa tetap terjaga dalam pertandingan.
Peran tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter para student athlete.
Founder dan CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, mengatakan pihaknya ingin memberikan apresiasi nyata kepada guru yang selama ini turut mendukung perkembangan pelajar melalui olahraga.
“Peran guru sangat penting dalam perjalanan DBL. Tanpa guru-guru di sekolah, program pelajar atlet kami tidak akan bisa seperti sekarang. Kini saatnya kami ikut mewujudkan mimpi para guru yang selama ini mendampingi mereka,” kata Azrul.
Menurut Azrul, guru tidak hanya bertugas mengajar di ruang kelas. Guru juga menjadi sosok yang membantu siswa bertumbuh melalui aktivitas non-akademik yang membentuk disiplin, kerja sama, rasa percaya diri, dan sportivitas.
“Itulah yang membuat mereka layak disebut Super Teacher,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, program DBL Super Teacher akan dibuka secara gratis untuk seluruh guru di Indonesia.
Peserta nantinya akan melalui tahapan seleksi sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, pembelajaran intensif, hingga pengalaman belajar ke luar negeri.
Konsep tersebut disebut mengadopsi pola pembinaan yang selama ini diterapkan dalam DBL Camp untuk para pelajar-atlet.
Dengan pendekatan itu, para guru diharapkan bisa memperoleh pengalaman baru dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan karakter siswa.
Kolaborasi Kemendikdasmen Gandeng DBL Indonesia ternyata tidak berhenti pada program guru saja.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama lain di bidang manajemen talenta dan pengelolaan event pendidikan berbasis olahraga.
Pertemuan tersebut bahkan langsung ditindaklanjuti melalui rapat bersama sejumlah pejabat struktural Kemendikdasmen.
Hadir dalam forum itu antara lain Staf Ahli Bidang Manajemen dan Talenta Mariman Darto, Kepala Pusat Penguatan Karakter Rusprita Putri Utami, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono, Direktur Guru Dikmen Diksus Arif Jamali, serta Ketua Tim Peserta Didik Direktorat SMA Asep Sukmayadi.