JAKARTA - Sebanyak 12 pertandingan berlangsung di tujuh kota dalam putaran pertama babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 sudah berakhir. Leg kedua baru akan digelar pada 21 Oktober mendatang. Sebelum leg kedua berlangsung, PT Liga Indoensia (PT LI) sebagai operator kompetisi pun melakukan evaluasi. Terutama yang ada hubungannya dengan organisasi penyelenggaraan pertandingan oleh pihak panpel. Sekalipun kedelapan klub bukanlah klub pendatang baru yang belum punya pengalaman di dalam menggelar pertandingan ISL, ternyata rata-rata dari mereka masih belum menjalankan regulasi pertandingan dengan semestinya. Fakta tersebut diungkapkan oleh Sekretaris PT LI, Tigorshalom Boboy. \"Sejauh ini kami pantau dari matchday pertama hingga keenam memang sudah ada peningkatan. Namun, sorotan utama kami tetap pada kinerja panpel pertandingan, masih banyak kesalahan yang mereka lakukan,\" ujarnya. Tigor bukan hanya asal menguap dengan pernayataanya tersebut. Pasalnya, sepanjang delapan besar ISL 2014 ini, pihak PT LI memang sudah menerjunkan jajarannya ke daerah-daerah untuk memantau jalannya pertandingan. Bukan hanya PT LI, pun demikian dengan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dan Komite Wasit. Beberapa kesalahan menurutnya bukan sebuah aturan baru yang ditetapkan dalam ISL. Bahkan, pihak panpel yang sudah lama menggelar laga ISL sudah semestinya mengetahui. Sebut saja dari klub-klub besar ISL seperti Persipura Jayapura, Arema Cronous, Persib Bandung, hingga Semen Padang. \"Rata-rata, pelanggaran itu merupakan kebiasaan lama, tapi karena kebiasaan jadinya ya mereka tetap melanjutkan seperti itu. Padahal, itu tidak kami harapkan terus berulang dalam leg kedua nanti. Toh mereka kan sudah punya pengalaman menggelar 10 pertandingan home, dan sekarang sudah ada tiga home di delapan besar,\" tuturnya. Secara sanksi, pihaknya sudah memberikannya kepada klub-klub yang dinyatakan melakukan pelanggaran. \"Sanksi sudah langsung kami berikan per matchday kepada klub-klub. Ditegaskan sekali lagi, ini hanya sanksi pelanggaran regulasi pertandingan. Kalau yang masuk pelanggaran disiplin ya itu masuk ke ranahnya Komdis PSSI,\" imbuhnya. Secara terpisah, salah satu panpel pertandingan, Budi Bram Rachman mengakui dari jajarannya memang pada awal-awal pengetatan regulasi kemarin sedikit kagok. Beberapa kesalahan seperti yang menyangkut ketiadaan pre match conference hingga pada kekurang gesitan panpel dalam melakukan sweeping botol plastik ke penonton juga jadi rapor merahnya. Dia berjanji, dengan peringatan yang diberikan PT LI ini, pada leg kedua nanti pelanggaran yang sudah terjadi tidak akan kembali terulang. \"Pokoknya, jangan sampai muncul sanksi yang lebih berat dari sanksi yang kami dapatkan sebelumnya. Cukup peringatan kemarin saja,\" ujar pria berewok ini. Di sisi lain, untuk pelanggaran disiplin, untuk sementara baru Arema yang mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. Tidak main-main, gara-gara kedapatan ada flare dalam pertandingan melawan Persipura (12/10), Arema pun mendapatkan sanksi menjalani pertandingan kandang tanpa ada penonton pada laga melawan Persela Lamongan, 25 Oktober mendatang. (ren)
Panpel Paling Jadi Sorotan
Kamis 16-10-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,19:33 WIB
Viral Video di Atas Panggung, Pelaku Minta Maaf kepada Penyanyi Dangdut EL dan Keluarga
Jumat 18-09-2026,20:02 WIB
Dua Pesawat Hercules Terbang Rendah Lintasi Cirebon
Sabtu 19-09-2026,07:55 WIB
8 Tanaman Hias Pembersih Udara, Bikin Vibes Positif di Dalam Rumah, Estetik Buat Jadi Dekorasi Alami
Jumat 18-09-2026,21:09 WIB
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Ada Nama yang Mengejutkan
Sabtu 19-09-2026,00:40 WIB
6 Tanaman Hias Pengalir Rezeki yang Populer, dari Pachira hingga Sirih Gading, Cek Disini
Terkini
Sabtu 19-09-2026,18:07 WIB
3 Jutaan Terbaik, Ini 5 Hp Android Untuk Gaming Terbaik Budget Pelajar yang Punya Banyak Fitur Gaming
Sabtu 19-09-2026,17:34 WIB
The new Sonet Raih 'Favorite Passenger Car Crossover' di GIIAS Bandung 2026
Sabtu 19-09-2026,17:00 WIB
Ole Romeny atau Mitchell Baker di FIFA ASEAN Cup 2026: Bedah Daya Gedor Dua Pemain Diaspora Timnas Indonesia
Sabtu 19-09-2026,16:30 WIB
Persib Bawa Kemenangan Bersejarah, Bantu Indonesia Naik di Ranking AFC 2026-27, Makin Dekat Papan Atas Asia
Sabtu 19-09-2026,16:05 WIB