Sayur, buah, dan makanan kaya serat penting untuk menjaga kesehatan.
Namun, jika sebagian besar menu sehari-hari hanya terdiri atas makanan rendah energi, seseorang bisa cepat kenyang sebelum kebutuhan kalorinya terpenuhi.
Kondisi ini dapat membuat berat badan sulit bertambah, terutama jika porsi makan terbatas.
Untuk membantu meningkatkan asupan energi, tambahkan makanan bergizi yang memiliki kandungan energi lebih tinggi, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, keju, dan produk susu.
Kuncinya bukan mengganti seluruh makanan sehat dengan makanan tinggi kalori, melainkan menyeimbangkan kebutuhan energi dengan kualitas nutrisi.
5. Terlalu Aktif, tetapi Tidak Menyesuaikan Asupan Makanan
Aktivitas fisik membutuhkan energi. Orang yang sering berjalan, banyak bergerak saat bekerja, rutin berolahraga, atau menjalani pekerjaan fisik bisa menggunakan lebih banyak energi sepanjang hari.
Jika asupan makanan tidak sebanding dengan energi yang dikeluarkan, berat badan akan lebih sulit meningkat atau bahkan menurun.
Meski demikian, bukan berarti aktivitas fisik harus dihentikan. Olahraga tetap penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
Bagi orang yang ingin menaikkan berat badan sekaligus membangun massa otot, latihan kekuatan dapat menjadi pilihan.
Namun, latihan tersebut perlu diimbangi dengan asupan energi dan protein yang cukup.
6. Mengandalkan Junk Food untuk Menambah Berat Badan
Keinginan menaikkan berat badan dengan cepat terkadang membuat seseorang memperbanyak konsumsi makanan tinggi kalori, seperti camilan berlemak, kue, makanan cepat saji, dan minuman manis.
Asupan energi yang meningkat memang dapat membantu menaikkan berat badan.
Namun, mengandalkan makanan tersebut bukan pilihan terbaik jika dilakukan tanpa memperhatikan kualitas nutrisi.
Tubuh tetap membutuhkan protein, vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lainnya untuk mendukung kesehatan.