Karena itu, pilihlah makanan padat energi yang tetap bergizi. Kacang-kacangan, produk susu, telur, ikan, dan sumber protein lainnya dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus menambah asupan energi.
7. Kurang Memperhatikan Asupan Protein
Menaikkan berat badan tidak hanya berarti menambah lemak tubuh. Bagi banyak orang, tujuan yang lebih baik adalah meningkatkan berat badan sekaligus mempertahankan atau membangun massa otot.
Protein berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan otot. Jika asupan protein tidak mencukupi, upaya membangun massa otot melalui latihan kekuatan bisa menjadi kurang optimal.
Sumber protein dapat diperoleh dari kacang-kacangan, ikan, telur, daging tanpa lemak, susu, yogurt, tahu, tempe, dan berbagai produk kedelai.
Selain memperhatikan protein, pastikan kebutuhan energi harian juga terpenuhi agar tubuh memiliki cukup energi untuk menjalankan aktivitas dan mendukung pemulihan setelah berolahraga.
8. Tidak Memiliki Jadwal Makan yang Konsisten
Kebiasaan makan hanya ketika merasa sangat lapar dapat membuat seseorang melewatkan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan energi harian.
Hal ini terutama bisa menjadi kendala bagi orang yang memiliki nafsu makan rendah atau mudah merasa kenyang.
Membuat jadwal makan yang teratur dapat membantu menjaga konsistensi asupan makanan. Salah satu pola sederhana yang bisa dicoba adalah:
• Sarapan.
• Camilan pagi.
• Makan siang.
• Camilan sore.
• Makan malam.
• Camilan malam jika diperlukan.