SUMBER - Walau menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon dimulai per 10 September, H A Sukma Nugraha tetap diperiksa Kejaksaan Negeri Sumber. Ia dimintai keterangan terkait penyelewengan dana program pengembangan data base kependudukan. Kepada Radar, pria yang biasa disapa Agas ini mengatakan bahwa sebelum proses penyelidikan ini mencuat ke permukaan, ia adalah orang yang pertama dimintai keterangan oleh tim penyelidik Kejaksaan Negeri Sumber. “Saya ditanya seputar perjalanan karir PNS, sampai menduduki jabatan Kadisdukcapil saat ini,” katanya. Berdasarkan sepengetahuannya, penganggaran untuk program pengembangan data base kependudukan sudah dilakukan sejak tahun 2013. Pertama, pada penganggaran APBD murni 2013 sebesar Rp123 juta. Kedua, pada penganggaran APBD perubahan 2013 sebesar Rp500 jutaan dan dilanjutkan pada penganggaran APBD murni tahun 2014 sebesar Rp1,2 miliar. “Output yang dihasilkan dari program tersebut, saya tidak mengetahui persis. Karena, pada April 2014 program tersebut sudah selesai,” ucapnya. Diakui, program pengembangan data base kependudukan harus dilakukan secara berkesinambungan. Mengingat, pertambahan jumlah penduduk, jumlah wajib KTP dan jumlah potensi kependudukan setiap tahun selalu berubah. “Data base kependudukan, memang setiap tahun harus selalu dimutakhirkan, agar pemerintah mudah untuk mendeteksi segala potensi yang berkaitan dengan program kependudukan,” bebernya. Sebagai kepala dinas yang ditugaskan untuk melanjutkan program yang tengah berjalan, sejak masuk ke dinas ini, mantan kepala BPPT Kabupaten Cirebon ini mencoba memaksimalkan segala potensi dan sumber daya yang sudah ada, khususnya dalam melayani masyarakat. “Program yang sudah berjalan, saya maksimalkan demi terwujudnya pelayanan kependudukan yang benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya. Apalagi dengan kebijakan kependudukan di tingkat pusat yang mengharuskan menangguhkan pembuatan E-KTP. Makanya, ia pun harus memutar otak agar program yang sudah berjalan disesuaikan dengan program yang baru. “Saya fokuskan untuk bekerja menyelesaikan program-program sampai dengan akhir tahun ini,” pungkasnya. (jun)
Agas Sudah Diperiksa Lebih Dulu
Sabtu 13-12-2014,10:24 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,02:33 WIB
Immoderma Cirebon Berbagi di Bulan Ramadan, 100 Paket Sembako Disalurkan untuk Anak Binaan
Terkini
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB