JAKARTA – Niatan PSSI untuk memberikan posisi ketua Integrity Department kepada seorang Boy Rafli Amar belum surut. Padahal, Boy yang sekarang ini di Mabes Polri menjabat sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) itu sudah menyampaikan ketidak bisaannya mengisi posisi pucuk di Integrity Department tersebut. Buktinya, sampai kemarin (16/12), PSSI belum menyiapkan sosok sebagai opsi cadangan menggantikan Boy. ’’Ya, kami memang sudah mendengar itu (pernyataan Boy tentang keberatan jika memegang jabatan di Integrity Department, red). Tetapi, sejauh ini kami masih menanti ada perkembangan baru lagi. Ditunggu saja,’’ ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Djoko Driyono, ditemui di kantor PT Liga Indonesia (PT LI), Kuningan, Jakarta. Pemilihan sosok pemimpin Integrity Department dari kepolisian memang sudah menjadi incaran PSSI sejak awal. Alasannya, penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan departemen tersebut, seperti match fixing dan mafia pertandingan erat kaitannya dengan tindak pelanggaran hukum di kepolisian. Sehingga, dengan dipegang oleh orang-orang penting dari kepolisian, maka harapan PSSI dapat sedikit membantu penyelesaian kasus yang menimbulkan sorotan tajam dari publik sepak bola di Indonesia akhir-akhir ini. Terutama pasca terjadinya insiden memalukan lima gol bunuh diri saat laga antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, 26 Oktober silam. Dari pihak PSSI sendiri, menurut Djoko, sudah memiliki target setidaknya sebelum kompetisi baru bergulir pada 1 Februari mendatang, departemen tersebut sudah mulai dijalankan. ’’Target kami ya pada Januari nanti departemen itu sudah benar-benar settle. Kalau seperti itu, pada kompetisi 2015 sudah langsung tancap gas,’’ klaim pria yang juga menjabat CEO PT LI itu. Menurut Djoko, keharusan untuk membentuk Integrity Department dalam waktu dekat bukan ada di dalam prioritas utamanya. Dia beralasan untuk materi yang akan jadi bahan kerja departemen ini sifatnya tidak mendesak. ’’Untuk case seperti match fixing kan tidak kadaluarsa. Jadi, dengan diselesaikan kapan pun masih bisa,’’ imbuhnya. Sebelumnya, Boy menyatakan bahwa dirinya masih belum mendapatkan ijin Kapolri Jenderal Sutarman untuk memimpin departemen PSSI itu. Sebaliknya, pria berusia 49 tahun itu memberi saran kepada PSSI untuk mencari figur dari purnawirawan kepolisian. ’’Saya kan masih tercatat sebagai polisi aktif,’’ sebutnya. Walaupun menyatakan belum mendapatkan ijin dari atasannya, Boy memberi sedikit gambaran di dalam penyelesaian kasus sepakbola gajah. Menurutnya, kasus sepakbola gajah itu bisa melaju ke proses hukum. Itu terjadi jika ditemukan unsur pidana. Syaratnya, lanjut Boy, PSSI harus ada di posisi yang kooperatif. Kooperatif di sini maksudnya adalah dari pihak PSSI bisa memberikan data informasi pada Polri untuk bisa mengusut kasus ini. Sehingga, dari situ nanti diproses secara hukum jika ditemukan ada unsur pelanggaran pidana. ’’Kalau PSSI tidak mau kooperatif, ya sama saja. Dukungan data itu yang kami butuhkan,’’ tegasnya. (ren)
PSSI Masih Menanti Boy Rafli
Rabu 17-12-2014,10:12 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,09:00 WIB
Aksi Berbagi Ramadan, Prabu Ciayumajakuning Bagikan Ratusan Paket Takjil
Sabtu 14-03-2026,07:01 WIB
Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA Series 2026, Pemain Dikumpulkan Setelah Lebaran
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB