Buntut Kelangkaan Pupuk Subsidi ASTANAJAPURA - Lambannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menangani kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon membuat para petani kecewa. Bahkan Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Cirebon berencana meluruk kantor Bupati Cirebon, untuk meminta pertanggungjawaban Bupati terkait kelangkaan pupuk. Ketua DPC SPI Kabupaten Cirebon Ahmad Zaeni kepada Radar mengatakan sudah hampir dua bulan pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon mengalami kelangkaan. “Sudah mau dua bulan pupuk bersubsidi sampai saat ini masih sangat sulit diperoleh para petani. Petani merasa sangat resah dengan hilangnya pupuk bersubsidi dari pasaran,” ujarnya. “Petani sudah sangat marah dengan kondisi kelangkaan pupuk bersubsidi ini, makanya kami selaku organisasi petani bersama ratusan petani lainnya berencana mendatangi kantor Bupati Cirebon. Kami ingin meminta penjelasan kepada Bupati Cirebon terkait kelangkaan pupuk di Kabupaten Cirebon,” lanjut Zaeni. Ia menilai Pemkab Cirebon sangat lambat mengatasi kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Cirebon. “Sudah dua bulan pupuk subsidi hilang dari pasaran, namun Pemkab terkesan berdiam diri, tidak ada tindakan apapun dari Pemkab untuk menyelesaikan masalah kelangkaan pupuk ini,” tukasnya. Sementara itu salah seorang petani asal Pangenan, Bisrun memilih pasrah dengan kelangkaan pupuk bersubsidi. “Susah sekali, sudah satu bulan saya cari pupuk subsidi tapi nggak ada. Jadi daripada tanaman saya mati, saya terpaksa pakai pupuk impor yang harganya hampir tiga kali lipat,” akunya. Diberitakan sebelumnya kelangkaan pupuk bersubsidi semakin meluas hingga hampir di seluruh wilayah timur Cirebon. Bahkan beberapa penjual pupuk mengaku sudah dua bulan ini tidak mendapatkan stok pupuk bersubsidi. Karena kelangkaan pupuk yang terlalu lama, para petani terpaksa membeli pupuk non subsidi yang harganya jauh lebih mahal dari pupuk bersubsidi. Salah satu penjual pupuk di Gebang, Komala kepada Radar mengakui untuk pupuk bersubsidi jenis ZA dan SP36 mengalami kelangkaan. “Kalau pupuk subsidi jenis ZA dan SP36 itu sekarang nggak ada stok, susah sekali stoknya sedangkan untuk pupuk bersubsidi jenis urea masih ada. Tapi petani ini butuh ketiga-ketiganya, nggak cuma urea saja,” paparnya. (den)
SPI Ancam Luruk Kantor Bupati
Sabtu 27-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,05:01 WIB
Muhammadiyah Resmi Umumkan Idulfitri 2026, Berikut Dasar Penentuannya
Terkini
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB
Situasi Global Memanas, Prabowo Dorong Penghematan BBM di Indonesia
Sabtu 14-03-2026,04:01 WIB
Pertamina Rencanakan Bangun Fasilitas Energi di Cirebon, Pemda Lakukan Kajian Lokasi
Sabtu 14-03-2026,03:31 WIB
Jelang Mudik Lebaran 2026, Polres Cirebon Kota Ingatkan Warga Waspada Pencurian Rumah Kosong
Sabtu 14-03-2026,03:01 WIB
Curanmor di Jagasatru Cirebon, Skuter Metic Milik Warga Raib dari Halaman Rumah
Sabtu 14-03-2026,02:30 WIB