KUNINGAN - Kepala Kantor Kemenag Kuningan, H Undang Munawar mengakui kalau harapan pembangunan kantornya ada di tangan bupati. Andai bupati bisa menemui presiden dan mengabulkan ajuan tersebut, maka rencana relokasi kantor kemenag bisa terjadi. “Harapan kami mengenai keinginan relokasi kantor ada di tangan bupati. Saya yakin Ibu Utje (Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda, red) bisa menyelesaikan hal ini karena beliau dekat dengan Pak Presiden,” ucap Undang kepada Radar, Kamis (19/2). Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat kabar baru dari bupati mengenai hal itu. Sebelumnya, ketika bertemu dengan bupati awal pekan lalu, meminta waktu selama dua hari untuk menyelesaikan pembangunan kantor. “Jujur, saya menunggu kabar dari ibu bupati. Setiap hari saya galau memikirkan masalah pembangunan kantor. Karena kami tetap ingin relokasi, bukan direhab” ucapnya. Selagi menunggu kabar mengenai keinginan relokasi, pihak kemenag juga sudah melayangkan surat kepada bupati mengenai keinginan menyewa Gedung KNPI untuk dijadikan kantor sementara. Hal ini harus dilakukan karena pada bulan Maret harus sudah dilakukan renovasi gedung. Meski ingin pembangunan kantor baru, dalam upaya percepatan penyerapan anggaran, maka dana untuk rehabilitas Rp1,6 miliar harus sudah siap diserap. Karena pada bulan Maret pengerjaan harus sudah dimulai. Seandainya tidak bisa direlokasi, kata dia, maka harus direnovasi dan dijadwalkan pembangunan bisa kelar selama delapan bulan. Renovasi menjadi jalan terakhir karena kalau tidak terserap, anggaran itu akan menjadi nilai minus bagi Kemenag Kuningan. “Kami harus melakukan persiapan. Kalau seandainya di perjalanan dana alokasi untuk rehab bisa dialihkan ke pembangunan kantor baru, itu tidak menjadi masalah. Kalau pun juga ternyata tidak bisa, maka tinggal melanjutkan renovasi saja,” ujarnya. Dikatakannya, kantor yang saat ini ditempati memang sudah tidak layak baik lokasi maupun kondisi bangunan. Apabila tidak ada rencana pelebaran taman, pihak kemenag akan mengupayakan lahan yang ada. “Saya juga tidak akan galau seperti ini kalau tidak ada rencana pelebaran taman. Sebab, kalau dipaksakan Pekab Kuningan akan rugi karena harus ganti rugi,” pungkasnya. (mus)
Nasib Kemenag Ada di Tangan Bupati
Jumat 20-02-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,09:00 WIB
Aksi Berbagi Ramadan, Prabu Ciayumajakuning Bagikan Ratusan Paket Takjil
Sabtu 14-03-2026,07:01 WIB
Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA Series 2026, Pemain Dikumpulkan Setelah Lebaran
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB