Adukan Tindakan Panitia Penjaringan INDRAMAYU– Salah seorang bakal calon Bupati Indramayu yang tengah mengikuti penjaringan di PDI Perjuangan, H Sutanto Asman SH, mendatangi Mapolres Indramayu untuk mengadukan tindakan kurang menyenangkan yang dilakukan tim penjaringan balon bupati, Sabtu (20/2). Sutanto didampingi para pendukungnya mengaku kecewa dengan sejumlah kebijakan dan mekanisme dalam proses penjaringan. Proses penjaringan calon bupati Indramayu oleh PDI-P Kabupaten Indramayu dirasa sangat merugikan dirinya. Pasalnya, berdasarkan hasil survei lembaga independen Indobarometer, nama dirinya tidak muncul. Padahal, sebagai salah satu bakal calon bupati Indramayu dari PDI-P dirinya memiliki hak untuk diukur elektabilitasnya dalam survei internal PDI-P. “Dalam proses penjaringan, panitia tim penjaringan telah menjanjikan kalau calon bupati akan disurvei oleh lembaga independen untuk diukur elektabilitasnya. Kenyataannya ,nama saya tidak muncul dalam survei,” ujar Sutanto, kepada Radar. Sutanto mengaku kecewa, karena dalam survei semua bakal calon bupati identitasnya cukup lengkap. Tapi, tim penjaringan hanya menulis nama singkatnya saja, Tanto. “Nama lengkap saya Sutanto Asman. Kenapa dalam survei hanya ada nama Tanto?” tanya dia. Diduga akibat penamaan yang tidak lengkap tersebut, hasil elektabilitas Sutanto Asman pun jauh tertinggal dari bakal calon bupati lainnya. Dengan demikian peluang dirinya untuk diusung menjadi calon bupati dari PDI-P pun semakin kecil. Ketua tim penjaringan bakal calon Bupati Indramayu dari DPC PDI-P Kabupaten Indramayu, Bakhtiar Rivai mengatakan, mekanisme penjaringan calon bupati sudah sesuai dengan ketetapan yang diatur sesuai dengan SK DPP PDI-P. “Tahapan penjaringan calon bupati sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan, dan prosesnya dilakukan secara terbuka,” jelasnya. Dikatakan, tim penjaringan hanya bertugas untuk membuka pendaftaran dan melakukan penjaringan bakal calon bupati dari PDI-P Kabupaten Indramayu untuk Pilkada 2015. Setelah berkas diterima oleh tim penjaringan, kemudian dilakukan proses pemberkasan untuk diserahkan ke DPD PDI-P Jawa Barat. “Berkas yang kita serahkan ke DPD PDI-P Jawa Barat, sudah dilakukan secara lengkap, baik alamat serta nama lengkap calon,” tandas Rivai. Menyinggung tentang protes yang diajukan salah satu bakal calon bupati, itu di luar kewenangan panitia DPC PDIP. Masalah penentuan lembaga survei merupakan kewenangan DPD PDI-P Jawa Barat. Karena setelah berkas diserahkan ke DPD PDI-P Jawa barat, tugas DPC sudah selesai. (oet)
Balon Bupati PDIP Buat Laporan Polisi
Senin 23-02-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,18:30 WIB
Catat! Jadwal One Way dan Contraflow Tol Saat Mudik Lebaran 2026 Lengkap dengan Lokasinya
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Senin 16-03-2026,00:09 WIB
Klasemen Persib Terbaru Usai Ditahan Imbang Borneo FC 1-1
Minggu 15-03-2026,17:19 WIB
Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 2026 Cikampek–Kalikangkung hingga 46 Persen, Cek Jadwalnya
Terkini
Senin 16-03-2026,14:00 WIB
RA Tahfiz Quran At Taqwa Gelar Buka Bersama dan Bakti Sosial
Senin 16-03-2026,13:43 WIB
BREAKING NEWS: Mayat Perempuan di Kamar Kos Cirebon Diduga Korban Pembunuhan
Senin 16-03-2026,13:32 WIB
Safari Dakwah RMI PWNU Jabar di Ponpes Darurrohmah Menguatkan Dakwah Aswaja An-Nahdliyah
Senin 16-03-2026,13:09 WIB
Jelang Idul Fitri, Disnaker Kota Cirebon Terima 11 Pengaduan THR
Senin 16-03-2026,13:09 WIB