Harus Siapkan Lahan Baru sebelum Wakil Rakyat Pindah ke Pusdiklatpri CIREBON– DPRD Kota Cirebon tetap menginginkan pindah Pusdiklatpri Jl Cipto. Namun, hal itu tidak dapat langsung direalisasikan mengingat gedung itu dalam status kontrak dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. Sebelum terealisasi, baiknya sudah ada lahan baru untuk UNU. Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani (HSG). Agar tidak menjadi perdebatan panjang, kata HSG, pihaknya akan mencoba duduk bersama dengan eksekutif termasuk UNU. Sebab, kedua-duanya sama penting. UNU merupakan lembaga pendidikan, sedangkan DPRD merupakan bagian dari pemerintah daerah untuk memajukan Kota Cirebon, baik dari pembangunan, hingga mutu pendidikan. “Kota Cirebon memiliki banyak sejarah, apalagi dalam penyebaran agama Islam. Artinya, pendidikan sangat dibutuhkan untuk menguatkan mental generasi muda. Apalagi, saat ini Cirebon telah mempunyai Universitas NU dalam menyokong mutu pendidikan Kota Cirebon,” jelas HSG. Menurut dia, karena keduanya sangat penting, maka DPRD mengusulkan agar Pemkot Cirebon dapat menyediakan lahan untuk pendidikan. “Memang, UNU bukan milik pemerintah kota, tapi pada hakikatnya UNU berdiri di Kota Cirebon. Dan toh pada akhirnya nanti akan dikembalikan lagi manfaatkanya untuk Kota Cirebon,” ucapnya. Sementara anggota DPRD Fraksi PKB, Suyogo, mengatakan, rencana pindah gedung dewan ke Pusdiklatpri baru sebatas wacana. Fraksi PKB saat ini belum bisa mengambil keputusan. Apalagi anggota PKB di DPRD hanya ada dua orang. “Kita tidak akan kuat kalau berhadapan dengan arus. Apalagi di dewan kan masih wacana. Kita harus membedakan kepentingan umat, karena UNU itu merupakan bagian kecil dari masyarakat cirebon. Ketika saya sudah menjadi ketua DPC PKB, anggota dewan, mikirnya sudah sangat kompleks. Artinya, saya akan banyak mementingkan umat ketimbang golongan,” terangnya. Terpisah, Aktivis Muda NU, Abdurrohim SPd, tak sepakat ketika DPRD pindah kantor. Apalagi gedung yang diincar dewan adalah Pusdiklatri. Alasannya, gedung itu sedang dikontrak oleh UNU. “Lembaga pendidikan seperti Universitas NU ini harusnya didukung, bukan kemudian digusur. Harusnya, ketika ingin mengubah fungsi gedung tersebut, pemerintah kota harus mencari solusi tempat pengganti UNU,” paparnya. Dikatakan, meski dalam status kontrak secara prosedural pemerintah kota harus melihat perjanjian kontrak sebelumnya antara UNU dengan Pemprov Jabar. “Aset itu kan belum dilimpahkan secara resmi ke pemkot, bahkan belum ada berita acara pelimpahan aset. Artinya, pemkot jangan asal bicara, apalagi merekomendasikan gedung Pusdiklatpri dialihfungsikan,” jelasnya. (sam)
DPRD Tak Mau Langkahi UNU
Rabu 11-03-2015,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,02:33 WIB
Immoderma Cirebon Berbagi di Bulan Ramadan, 100 Paket Sembako Disalurkan untuk Anak Binaan
Terkini
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB