CIREBON – Kepala Gudang Bulog Arjawinangun, Alin membantah jika bersa miskin (raskin) yang disalurkan tidak layak dikonsumsi. Karena menurutnya, raskin untuk wilayah Kabupaten Cirebon, khususnya wilayah barat sudah sesuai aturan. Menurut Alin, jika ada yang mengatakan raskin berkutu dan lebih banyak mengandung menir itu tidak benar. Karena setiap beras yang masuk pun harus melalui pengecekan terlebih dulu. “Beras yang masuk ke Bulog sudah melalui tes, terutama kadar airnya harus 14 persen. Karena dengan kadar air yang baik beras bisa tersimpan lama sampai satu tahun. Dan untuk menir juga kita sudah mengeceknya hanya 2 persen saja,” katanya saat dikonfirmasi Radar di dikantornya, Senin (16/3). Ia menjelaskan, penerimaan raskin sangat ketat. Karena beras harus bisa tersimpan selama satu tahun. Jika kadar airnya tinggi seperti yang diperjualbelikan di pasar akan cepat rusak dan membusuk. “Dalam penerimaan beras untuk raskin kami sangat berhati-hati sekali kalau tidak sesuai dengan standar kami. Sehingga kalau sampai di lapangan ada penolakan raskin, saya kira perlu dipertanyakan beras siapa itu. Karena pengecekan pihak kami sudah sangat maksimal,” paparnya. Ia mengatakan beras Bulog untuk raskin jangan disamakan dengan beras yang ada di pasaran. Karena raskin jenis medium, sementara yang dijual di pasaran jenis premium. Sehingga jelas sangat berbeda. “Selama ini tidak pernah ada penolakan dari pihak kuwu tentang kualitas raskin. Baru kali ini ada penolakan. Itu pun kata kuwu yang di Jagapura Kulon yang menolak bukan kuwu, tetapi salah seorang mantan anggota dewan. Sehingga kuwu pun berani membikin pernyataan kalau itu bukan pihaknya yang menolak,” ungkapnya. Alin pun membantah, jika raskin yang disalurkan ke masyarakat lebih banyak menir dibandingkan beras utuh. Seperti yang dilaporkan ke kepolisian Polres Cirebon oleh salah satu warga. Ia pun berani jika kualitas atau kadar air raskin dites. “Yang dilaporkan ke kepolisi oleh warga sekitar itu semua tidak benar. Saya berani jamin, raskin ini sudah sesui dengan aturan dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” tegasnya. Namun dirinya juga mempersilakan kepada para kuwu untuk menolak kalau memang raskin itu tidak layak konsumsi. “Karena selama ini pengawasan terus kami lakukan agar nanti beras yang diterima masyarakat sudah sesuai dan layak,” tukasnya. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Gegesik, Haji Uuk, melaporkan saluran beras miskin (raskin) ke Polres Cirebon, Sabtu (14/3). Pengaduan kepada polisi itu karena raskin yang diterima warga dianggap tidak layak untuk dikonsumsi. Uuk menyerahkan satu kantong kresek raskin ke Polres Cirebon Kabupaten Cirebon untuk dijadikan bahan penyelidikan kepolisian. Pihaknya memastikan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengoplos raskin menjadi beras untuk makanan ayam. “Saya baru menyerahkan contoh beras saja, selebihnya terserah pihak berwajib untuk menindaklanjuti raskin ini. Apakah ada keberanian untuk mengusut atau hanya diam saja, membiarkan oknum tersebut leluasa untuk melakukan kejahatan di dalam kepemerintahan Kabupaten Cirebon,” ungkapnya setelah keluar dari Ruang Reskrim Polres Cirebon, Sabtu (14/3). (arn)
Bulog Bantah Raskin Tidak Layak Konsusmsi
Selasa 17-03-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,18:30 WIB
Catat! Jadwal One Way dan Contraflow Tol Saat Mudik Lebaran 2026 Lengkap dengan Lokasinya
Minggu 15-03-2026,13:43 WIB
DPPKBP3A Berhasil Akses Dokumen Sinta, Korban 'Pengantin Pesanan' dari Cirebon
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Minggu 15-03-2026,13:50 WIB
Arus Mudik di Tol Cipali, Lalu Lintas Ramai Lancar
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Terkini
Senin 16-03-2026,09:01 WIB
DAM Gelar Iftar Berdaya Bersama Anak Yatim, Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan
Senin 16-03-2026,08:00 WIB
Kelebihan Kekurangan Motor Listrik VinFast Klara A2, Skuter Stylish Harga Mulai Rp11 Jutaan
Senin 16-03-2026,07:00 WIB
5 Efek Samping Jahe yang Jarang Diketahui, Jangan Konsumsi Berlebihan
Senin 16-03-2026,06:00 WIB
KAI Daop 3 Cirebon Tambah Palang Pintu Jadi 4 Sisi di Perlintasan Krucuk, Tingkatkan Keselamatan
Senin 16-03-2026,05:00 WIB