Linda dan Febe Tumbang di Babak Pertama Korea Open JAKARTA - Kebangkitan tunggal putri Indonesia yang sempat tersaji di kejuaraan dunia bulan lalu di Jakarta rupanya gagal dipertahankan. Buktinya dua wakil tunggal putri Indonesia di superseries Korea Open langsung tumbang di babak pertama. Dengan hasil itu Indonesia tanpa wakil di babak kedua tunggal putri. Kemarin (16/9) di SK Handball Stadium Seoul, Linda Wenifanetri dan Mari Febe Kusumastuti harus menelan pil pahit usai kalah dari lawan-lawannya. Linda menyerah dari pemain Jepang Aya Ohori 16-21, 20-22. Lalu Febe disikat wakil Taiwan Hsu Ya Ching 18-21, 18-21. \"Speed saya menurun. Saya sempat bisa mengejar tapi kemudian malah saya tidak bisa mengontrol kecepatan saya,\" tulis Linda dalam surat elektronik. Linda yang menunjukkan performa apik di kejuaraan dunia lalu dengan menyentuh babak semifinal sepertinya butuh lebih fokus di setiap pertandingannya. Sedang Febe mengatakan kemampuan dia dan lawannya sebenarnya di level yang sama. Hanya gara-gara lengah di poin kritis, Febe kehilangan momentum menang. \"Saya meladeni permainan lawan dan terbawa arah main dia. Seharusnya tidak boleh terjadi seperti itu. Yang agak mengganggu buat saya adalah saat AC di game kedua baru hidup dan arah angin lalu berubah,\" ujar Febe. Kalau di tunggal putri pemain Indonesia habis, sebaliknya di tunggal putra tiga pemain tanah air sukses melaju ke babak kedua hari ini (17/9). Tommy Sugiarto mengalahkan Zulfadli Zulkifli (Malaysia) 21-14, 21-8. Lalu Ihsan Maulana Mustofa menjinakkan Marc Zwiebler (Jerman) 19-21, 21-11, 21-12. Terakhir Jonatan Christie menggebuk Lee Dong-keun(Korsel) 23-21, 16-21, 21-13. Satu-satunya wakil tunggal putra yang kalah di babak pertama kemarin adalah Dionysius Hayom Rumbaka. Hayom ditundukkan Wang Zhengming (Tiongkok) 16-21, 21-23. Dan di babak kedua hari ini, Tommy akan bersua unggulan ketiga asal Jepang Kento Momota. Lalu Ihsan berjumpa pemain Tiongkok Tian Houwei. Terakhir Jojo, sapaan Jonatan Christie, ditantang wakil Jepang Sho Sasaki. Dalam surat elektronik kemarin, Ihsan berkata berusaha sabar dalam menghadapi permainan Zwiebler. Untungnya Zwiebler yang berusaha mendikte permainan Ihsan malah kesulitan sendiri. \"Sepertinya dia kurang bisa menghadapi bola saya. Dia juga kurang bisa mempercepat permainan meski ada kesempatan. Malahan dia yang terbawa permainan saya,\" tambah Ihsan. (dra)
Wakil Tunggal Putri Habis
Kamis 17-09-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Kamis 19-03-2026,14:15 WIB
Live Sidang Isbat Kemenag 2026: Jadwal, Cara Nonton, dan Prediksi Lebaran 1447 H
Kamis 19-03-2026,15:00 WIB
Tabel KUR Mandiri 2026 Plafon 10-30 Juta, Cicilan Ringan Cocok Modal Usaha Pasca Lebaran
Kamis 19-03-2026,08:01 WIB
Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Tol Palikanci Cirebon, Polisi Bergerak Cepat
Kamis 19-03-2026,19:48 WIB
Hilal Belum Memenuhi Syarat, Kemenag Tetapkan Lebaran Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
Jumat 20-03-2026,04:04 WIB
Idulfitri 2026: Negara Teluk Lebaran Jumat, Asia Selatan Sabtu
Jumat 20-03-2026,03:38 WIB
Kabar Baik! Stadion GBK Siap Gelar FIFA Series 2026, Ini Jadwal Timnas Indonesia
Jumat 20-03-2026,03:02 WIB
Pemilik Como 1907 Michael Bambang Hartono Meninggal, Klub Siap Beri Penghormatan
Jumat 20-03-2026,02:30 WIB
Arus Mudik Cirebon Aman, Kapolresta Turun Langsung ke Pos Pam Ciledug
Jumat 20-03-2026,02:02 WIB