CIREBON – Prestasi Wushu Indonesia (WI) Kota Cirebon di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XII/2014 di Kabupaten Bekasi melempem. Target yang diusung KONI gagal total. Rupanya, atlet yang diterjunkan di ajang empat tahunan itu adalah produk impor. Tak mau lagi membeli atlet dari daerah lain, WI kapok. Top organisasi olahraga bela diri asal Tiongkok itu hanya akan mengandalkan putra daerah di Porda Jabar XIII/2018 nanti. Tak ingin mengulang kesalahan kedua kali, WI terus menunjukkan upaya dalam melakukan pembinaan. Salah satunya dengan melaksanakan seleksi cabang (selekcab) atlet proyeksi Porda Jabar 2018. Tidak kurang dari 35 atlet mengikuti seleksi yang digelar di Padepokan IPSI, Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, Minggu (29/5). “Kami mulai menata kembali program pembinaan untuk melahirkan atlet-atlet terbaik Kota Cirebon. Kami megakui kegagalan pada Porda 2014 lalu adalah kurangnya kepercayaan kepada pemain lokal. Untuk Porda mendatang, kami akan membuktikan bahwa Kota Cirebon juga memiliki atlet wushu yang dapat diandalkan,” ujar Sekretaris Umum WI Kota Cirebon, Suparjono MSi. WI melibatkan delapan sasana dalam seleksi tersebut. Kedelapan sasana itu adalah Lodaya, Stars Team, Kelabang, Cakar Elang, Bango Mas, Naga Mas, Gaharu Indonesia dan Asyubhan. Sasana tersebut masih aktif dari belasan sasana yang sempat berdiri. Melalui seleksi tersebut, lanjut Suparjono, WI hendak menguji kemampuan para petarung yang telah dibina di delapan sasana itu. “Seleksi ini ibarat ujian. Teknik, strategi dan mental para atlet kami uji melalui pertandingan. Hasil akhirnya nanti akan kami evaluasi,” terangnya. “Tentunya, setiap sasana juga akan mengevaluasi kembali program pembinaan yang telah dijalankan. Dengan begitu, ke depan diharapkan ada peningkatan kualitas atlet wushu di Kota Cirebon,” imbuhnya. Suparjono mengaku masih banyak kendala yang dihadapi. Kendati demikian, dia optimstis, pada Porda Jabar XIII/2018 di Kabupaten Bogor, WI mampu memberikan yang terbaik. Menurut dia, kegagalan di Kabupaten Bekasi dua tahun lalu menjadi pelajaran berharga. Di Porda nanti, WI sudah mematok target. Memang tidak muluk-muluk. Suparjono baru mencanangkan target 1 emas. Seluruh program pembinaan yang dijalankan saat ini, kata dia, mengarah pada target yang akan dicapai di Porda dua tahun mendatang. “Kami sudah kapok beli-beli atlet dari daerah lain. Kita akan maksimalkan potensi putra daerah. Kami yakin 1 emas bisa didapatkan,” pungkasnya. (ttr)
Wushu Kapok Beli Atlet
Senin 30-05-2016,09:26 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-11-2026,06:00 WIB
Harga Terbaru iPhone 15, 16, 17 dan 18 Pro di iBox November 2026
Senin 02-11-2026,06:38 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Paling Layak Beli, Irit Bahan Bakar dan Efisien
Senin 02-11-2026,15:29 WIB
Ole Romeny Cedera, Striker Keturunan Bandung Siegert Baartmans Muncul sebagai Opsi Baru Timnas Indonesia
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Bambu Kuning Ternyata Punya 5 Makna Keberuntungan
Senin 02-11-2026,07:00 WIB
Jangan Asal Gas! Ini 8 Pantangan Mengendarai Motor Listrik agar Komponen Tidak Cepat Rusak
Terkini
Senin 02-11-2026,22:05 WIB
Trump Ditekan untuk Serang Iran Gunakan Senjata Nuklir, Ternyata Israel Biang Keroknya
Senin 02-11-2026,21:46 WIB
Rumah Makin Nyaman dengan Tanaman Indoor Hias Minimalis, Ini 7 Jenis yang Layak Dipertimbangkan
Senin 02-11-2026,21:41 WIB
Tanaman Indoor Hias Minimalis Hemat Ruang, Ada Pilihan Berdaun Cantik hingga Tanaman Herbal
Senin 02-11-2026,21:35 WIB
Mau Interior Lebih Estetik? Simak 6 Tanaman Indoor Hias Minimalis yang Mudah Dipadukan dengan Dekorasi
Senin 02-11-2026,21:31 WIB