KUNINGAN-Bupati H Acep Purnama melantik Kepala Markas dan Kepala Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kuningan, kemarian (19/1). Pelantikan tersebut dihelat di Jl Raya Ciloa, Markas PMI Kabupaten Kuningan. Mereka yang dilantik sebagai Ketua Markas PMI yakni dr Dedi dan Kepala Unit Transfusi Darah Yusef. Pelantikan yang dilakukan di Aula PMI Kuningan tersebut dihadiri oleh jajaran dewan kehormatan PMI Kabupaten Kuningan, Ketua PMI kecamatan, serta seluruh jajaran pengurus dan staf PMI Kabupaten Kuningan. Bupati dalam sambutannya mengharapkan kepada kepala markas PMI dan UTD PMI Kuningan untuk dapat bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas. Kemudian juga melakukan yang terbaik untuk mendorong berbagai kemajuan tugas-tugas kemanusiaan yang sudah barang tentu dibawah koordinasi jajaran pengurus PMI Kabupaten Kuningan. “Mari bersinergi dalam tugas-tugas kemanusiaan. Dahulukan kepentingan masyarakat, dan layani masyarakat dengan penuh keikhlasan,” katanya. Acep juga mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh jajaran PMI dan UTD PMI. Termasuk juga bagaiamana terus menggalang masyarakat untuk mendonorkan darahnya. “Harapan ini saya sampaikan karena banyak pekerjaan rumah yang harus segera diurai, ditindak lanjuti, dan dilakukan baik oleh kepala markas maupun kepala UTD yang baru dilantik. Saya berharap semua dapat bergerak cepat untuk erancang sekaligus menjabarkan prograam-program dan kebijakan strategis pengurus PMI Kabupaten Kuningan untuk memastikan berjalan optimalnya peran-peran PMI di tengah masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar dia. Salah satu peran tersebut, sambung bupati, adalah bagaimana PMI dapat memaksimalkan perannya agar mampu menjalankan misi-misi kemaanusiaan. Dan juga memerankan diri sebagai lembaga kemanusiaan yang selalu aktif daan peduli terhadap berbagai upaya penanganan masalah kemanusiaan. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa di Kabupaten Kuningan dalam sebulan membutuhkan sekitar 1200 labu darah. Untuk itu, kami minta kepada kepala UTD untuk terus menerus menyosialisasikan donor darah sukarela. Sehingga ke depannya diharapkan donor darah menjadi budaya serta gaya hidup di kalangan masyarakat,” harap Acep. Dia menambahkan, tugas dan tanggung jawab ini harus terus digalakkan karena antara permintaan darah dan ketersediaannya belum berbanding lurus. Terkadang PMI kesulitan mendapatkan darah karena jumlah pendonornya berkurang atau memang ada sebab lain. “Karena itu, kedepannya kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan dari semua elemen untuk bisa menjadikan donor darah sebagai kebutuhan dan gaya hidup. Karena setetes darah dari kita akan menyelamatkan orang yang membutuhkannya,” imbuh bupati. (ags)
Dokter Dedi Pimpin PMI Kuningan
Jumat 20-01-2017,22:30 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 02-06-2026,15:01 WIB
Kecelakaan di Cirebon: Teman Korban Singgung Begal dan Gengster, Polisi Sebut Laka Tunggal
Selasa 02-06-2026,09:39 WIB
Pendaftaran Sekolah Maung di Cirebon Over Kuota, Persaingan Masuk SMAN 2 Kian Ketat
Selasa 02-06-2026,11:00 WIB
Tak Lolos Sekolah Maung? SMA Telkom Cirebon Siap Tampung 100 Siswa dengan Fasilitas Modern
Selasa 02-06-2026,10:30 WIB
3 Pengamen Curi Motor di Cirebon, Dijual Murah untuk Bertahan Hidup, Berakhir di Penjara
Selasa 02-06-2026,09:24 WIB
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Juni 2026 Resmi Ditetapkan, Ada Long Weekend atau Tidak?
Terkini
Rabu 03-06-2026,02:01 WIB
Nasib Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Ditentukan John Herdman
Selasa 02-06-2026,23:03 WIB
Pesan Dedi Mulyadi kepada Kajati Baru Jabar: Perkuat Sinergi dan Cegah Penyimpangan
Selasa 02-06-2026,22:01 WIB
Long Weekend Dongkrak Pariwisata Cirebon, KAI Catat 96 Ribu Penumpang dalam Sepekan
Selasa 02-06-2026,21:28 WIB
Usai Dadan Hindayana Diganti, Nanik S Deyang Resmi Nahkodai Badan Gizi Nasional
Selasa 02-06-2026,21:18 WIB