MAJALENGKA - Kemenangan calon kades nomor urut 2, E Sudiana pada Pilkades Sabtu (15/7) lalu, melalui asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Berita acara hasil pemilihan juga sudah ditandatangani para saksi. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pilkdes Sutawangi Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Firdaus. Dia juga membantah tuduhan salah satu tim sukses bahwa daftar pemilih tetap (DPT) tidak diketahui masyarakat. Karena menurutnya, sejak masih DPS sudah dipasang di tiap dusun dan DPT dipasang di depan balai desa. Panitia memberi kesempatan kepada yang berhak memilih tapi tidak tercantum di DPT untuk mendaftar hingga jam 22.00 sebelum hari H pencoblosan, dan ada sejumlah warga yang masuk ke daftar susulan. Mengenai tuduhan ada politik uang, laporan itu sudah ditindaklanjuti tim pengawas dan ternyata hanya berupa pemberian ongkos ke balai desa untuk satu keluarga Rp 20 ribu oleh seorang RT yang dianggap simpatisan calon kades nomor 2. Tentang anggota ormas atau LSM yang masuk area pencoblosan, yang bersangkutan adalah warga Sutawangi. Kebetulan dia akan mencoblos dan mengenakan seragam ormas tertentu. Sementara terkait anggota ormas di sekitar balai desa, panitia tidak mengetahuinya. Kalaupun ada, bukan kewenangan panitia, karena merupakan ruang publik. Soal pemberian sembako ke anak yatim dan diaangap kampanye terselubung karena dianggap simpatisan nomor 2, sudah ditangani panwas di lokasi dan kegiatan tersebut dibubarkan. Panitia 11 telah berusaha bekerja secara sungguh-sungguh, berhati-hati, dan sesuai aturan. “Kami tidak berkepentingan terhadap siapa pun yang terpilih sebagai Kepala Desa Sutawangi. Kami tidak ingin mencederai pekerjaan yang melelahkan selama lima bulan sejak persiapan hingga pemungutan suara,” tandasnya. Menurutnya, setelah Pilkades masyarakat tetap tenang, aman, dan kondusif tanpa gejolak apapun. Kalaupun ada tuduhan panitia tidak bekerja dengan baik, Ahmad menganggap biasa karena kekecewaan di pihak yang belum beruntung pasti ada. “Yang penting jangan sampai ditunggangi segelintir petualang dan pialang politik, yang memanfaatkan kekecewaan orang dengan mengail di air keruh untuk kepentingan pribadi,” tandas guru SMAN 1 Jatiwangi ini. (ara)
Beberkan Fakta, Panitia 11 Bantah Tuduhan
Selasa 18-07-2017,22:35 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,02:03 WIB
Timnas Indonesia Naik Ranking FIFA, Siap Hadapi FIFA Series 2026 dengan Skuad Solid
Selasa 24-03-2026,15:45 WIB
Puncak Arus Balik 2026: Kuningan-Cirebon Macet, Waktu Tempuh 3 Jam
Selasa 24-03-2026,04:01 WIB
Hindari Macet Saat Arus Balik, Kemenhub Minta Pemudik Atur Jadwal Pulang
Selasa 24-03-2026,06:07 WIB
ASEAN Bersinar! Indonesia, Vietnam, dan Singapura Lolos ke Piala Asia 2027
Selasa 24-03-2026,05:02 WIB
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Mahmoud Abbas hingga Erdogan, Ini Pesan Pentingnya
Terkini
Selasa 24-03-2026,22:00 WIB
Janji Normalisasi Irigasi Tak Kunjung Terealisasi, Warga Cibogo Cirebon Geram
Selasa 24-03-2026,21:01 WIB
Bangga Masuk Skuad Garuda di FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Buktikan Kualitas
Selasa 24-03-2026,20:46 WIB
WFA 25-27 Maret 2026 Berlaku, Ini Ketentuan Lengkap untuk Karyawan Swasta
Selasa 24-03-2026,20:18 WIB
Arus Balik Tol Cipali Naik 88 Persen, Malam Ini 87 Ribu Kendaraan Mengarah ke Jakarta
Selasa 24-03-2026,20:01 WIB