MAJALENGKA – Sejumlah petani di wilayah utara Majalengka berharap keuntungan dari penanaman palawija kacang hijau, di masa tanam (MT) ketiga. Terutama petani di wilayah Cidenok Kecamatan Sumberjaya, yang mengaku MT kedua merugi karena padi diserang hama. “Kini kami mulai berharap keuntungan dari menanam kacang hijau, hasil panen (padi, red) kemarin hampir separuhnya. Mudah-mudahan dari kacang hijau ini bisa mendapat untung,” harap petani Cidenok, Gojinudin (38). Para petani di wilayahnya meminta dinas terkait mencukupi kebutuhan pengairan, meski kacang hijau ini merupakan jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. Air tersebut sangat dibutuhkan saat memulai masa tanam supaya tanah mudah dilubangi,” tuturnya. Petani lainnya, Sudirja (40) menjelaskan, sementara ini masih mengandalkan air dari sumur pantek karena suplai air belum tersedia. Dalam sehari para petani bisa menghabiskan Rp100 ribu untuk membeli bahan bakar. Petani berharap mitra cai bisa memprioritaskan air untuk kebutuhan proses awal tanam kacang hijau. “Kalau tanah sudah basah akan mempermudah para petani melubangi tanah untuk menanam kacang hijau. Kami meminta instansi terkait mementingkan pengairan bagi sawah terutama setelah proses panen padi selesai,” pintanya. Terpisah, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distankan Kabupaten Majalengka H Taham SE menganjurkan para petani khususnya di dataran rendah atau sawah tadah hujan menanam kacang hijau. Distankan tidak menyarankan ara petani di wilayah utara Majalengka menanam padi kecuali spekulasi. Dikhawatirkan petani kesulitan mendapatkan air saat padi mulai berbuah, dan itu yang akan menambah biaya produksi. “Kami hanya menganjurkan kepada para petani (menanam padi, red) di wilayah yang air di sungainya bagus. Tapi kalau kondisi lahannya tadah hujan atau daerah yang kekurangan air, lebih baik menanam palawija seperti kacang hijau dan kedelai. Masa panen palawija sangat cepat dibandingkan padi,” imbaunya. (ono)
Distankan Sarankan Petani Tidak Menanam Padi
Sabtu 29-07-2017,14:30 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,15:45 WIB
Puncak Arus Balik 2026: Kuningan-Cirebon Macet, Waktu Tempuh 3 Jam
Selasa 24-03-2026,08:59 WIB
Update Harga BBM Terbaru 24–29 Maret 2026: Pertamina, Shell, BP, dan Vivo
Selasa 24-03-2026,10:01 WIB
One Way Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Ramai Lancar, 36 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta
Selasa 24-03-2026,09:20 WIB
Maarten Paes dan 2 Lainnya OTW Jakarta dan Update Ranking FIFA Indonesia Salip Malaysia
Selasa 24-03-2026,12:49 WIB
Kecelakaan di Cirebon Hari Ini: Truk Hantam Pagar Kampus IPB
Terkini
Rabu 25-03-2026,08:03 WIB
Rizky Ridho Sambut Elkan Baggott, Lini Belakang Timnas Jelang FIFA Series 2026 Makin Kuat
Rabu 25-03-2026,07:01 WIB
9 Tahun Berseragam Liverpool, Mohamed Salah Umumkan Cabut dari Anfield Akhir Musim 2026
Rabu 25-03-2026,06:02 WIB
Calon Jemaah Tak Perlu Khawatir, Haji 2026 Tetap Berangkat April, Begini Penjelasan Lengkap Pemerintah
Rabu 25-03-2026,05:03 WIB
Jasa Marga Ingatkan Pemudik: Jangan Sampai Kehabisan Saldo E-Toll
Rabu 25-03-2026,04:01 WIB