INDRAMAYU - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Indramayu mengapresiasi langkah Bupati Indramayu H Supendi yang telah mengeluarkan kebijakan untuk distribusi air. Yaitu, berupa pengelolaan gilir giring distribusi air baku di saluran induk Cipelang terutama pada saluran induk barat untuk musim gadu (MT II) tahun 2019. Kebijakannya, langkah 37 yakni 3 hari untuk BBT 14 ke hulu yang merupakan wilayah PSDA Cikedung, dan 7 hari BBT 14 ke hilir yang merupakan wilayah PSDA Losarang. PDPM Indramayu pun meminta instansi terkait menindak tegas mafia air di saat kurangnya pasokan air petani. Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Indramayu (PDPM), Jial Haq mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang cepat merespons jeritan para petani Kabupaten Indramayu. Menurut Jial, ancaman kekeringan dan gagal panen menjadi alasan pemerintah daerah melakukan kebijakan tersebut. Hal itu wujud dari keseriusan pemerintah agar daerah Indramayu yang merupakan lumbung padi nasional, tidak terjadi gagal panen. \"Kita pemuda acungkan jempol untuk Pemda Indramayu yang sigap, unsur muspida langsung turun kelapangan, yang gilir giring pendistribusian pasokan air hingga kepetani,\" ujar Jiaul pada Radar Indramayu. Dikatakan, Jiaul langkah yang dilakukan pemda memberikan harapan bagi para petani bisa kembali menikmati panen raya. Namun bukan hanya permasalahan gilir giring distribusi air baku yang perlu diperhatikan atau masalah lain yang perlu di perhatikan. Seperti adanya oknum ataupun mafia air yang bermain di dalamnya. \"Mafia air ini yang perlu diberantas, jangan sampai memanfaatkan kesusahan petani untuk keuntungan pribadi,\" tukasnya. Ia berharap oknum nakal proyek pompa air di tiap desa perlu juga ditindak dan diberi sanksi tegas yang mencoba memainkan harga air, dengan memanfaatkan kekeringan ini. Sebagai penekanan kepada para petani untuk menaikkan harga air sehingga para petani makin menjerit. Terpisah, aktivitas pompanisasi mulai terlihat ramai. Mesin pompa air bertenaga besar terpasang di setiap saluran air. Seperti terlihat di wilayah Lobener Kecamatan Jatibarang. Aktivitas pompanisasi sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Bahkan untuk menjaga agar mesin tidak mati, mesin dijaga sehari semalam, sampai kebutuhan air petani terpenuhi. Kasan (50) warga Lobener Kecamatan Jatibarang mengatakan, sudah menjaga mesin pompa air sejak dua hari lalu. Dan, harus selalu menjaga agar mesin terus berfungsi baik. Mengalirkan pasokan air sampai ke para petani, yang sehari semalam mampu menghabiskan bahan bakar solar hingga 60 liter perharinya. Untuk menjaga agar mesim pompa tidak mati kehabisan bahan bakar dan terkendala mesin, Kasan harus siang malam tidak pulang ke rumah untuk menjaga pendistribusian air lancar sampai ke petani. \"Untuk distribusi air hingga ke petani harus menggunakan 20 unit disel pompa air. Ya hitung saja 20 unit, satu unitnya sehari semalam habiskan 60 liter solar. Belum lagi ongkos pekerja. Berapa jumlah yang harus dikeluarkan petani untuk air, sampai semua sawah terairi. Jika belum terpenuhi ya terus saja menggunakan pompa air,\" tuturnya. (oni)
PDPM Indramayu Minta Mafia Air Ditindak Tegas
Sabtu 15-06-2019,22:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,03:55 WIB
Update Klasemen Piala Presiden 2026: El Clasico Indonesia dan Derbi Jawa Timur Terjadi di Semifinal!
Minggu 02-08-2026,05:03 WIB
Puluhan Jemaah Umrah Asal Kuningan Terlantar di Bandara Soetta, Visa Baru Terbit Setelah Pesawat Berangkat
Minggu 02-08-2026,09:38 WIB
7 Rekomendasi Mobil Keluarga Terlaris 2026, Pilihan 7 Seaters dengan Kabin Luas dan Fitur Modern
Minggu 02-08-2026,10:38 WIB
RAM 16GB Cocok Untuk Kuliah & Kerja, Berikut 4 Rekomendasi Laptop Murah Mulai dari 5 Jutaan
Minggu 02-08-2026,09:06 WIB
Deretan Mobil Sedan Bekas 50 Jutaan yang Layak Beli, Irit dan Bandel Terbukti Masih Relevan Hingga Kini
Terkini
Minggu 02-08-2026,22:00 WIB
Jelang 17 Agustus, Ternyata Ini Produk yang Paling Diburu Warga di Living Plaza Cirebon
Minggu 02-08-2026,21:00 WIB
7 Oleh-oleh Umrah Favorit 2026, Sajadah Ukir hingga Cokelat Dubai Jadi Buruan
Minggu 02-08-2026,20:08 WIB
Mesin Setrika Uap Laundry Meledak, Satu Pekerja Terluka
Minggu 02-08-2026,20:00 WIB
Ribuan Suporter Meriahkan JCFEST Vol. 1, Jakmania Cirebon Gaungkan Sepak Bola Damai dan Hapus Stigma Negatif
Minggu 02-08-2026,19:30 WIB