Nobar Film Farha: Komunitas Menuju Terang Ajak Masyarakat Ingat Perjuangan Palestina
Nobar Film Farha: Komunitas Menuju Terang Ajak Masyarakat Ingat Perjuangan Palestina-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Penderitaan warga Gaza di Palestina atas penindasan kemanusiaan yang dilakukan zionis Israel mengundang keprihatinan yang mendalam.
Oleh karenanya Komunitas Menuju Terang bekerjasama dengan Rumah Zakat dan BSMI Sabtu (12/7) menggelar nonton bareng film Farha di Islamic Center Attaqwa.
Cara yang agak berbeda yang dilakukan Komunitas Menuju Terang ini mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk tidak melupakan saudara-saudara kita di Palestina, yakni dengan nonton bareng film berjudul Farha yang dibuat berdasarkan kisah nyata saat Peristiwa Nakba 1948, dimana pada saat itu terjadi pengusiran massal rakyat Palestina saat pendirian Israel.
Ketua komunitas Menuju Terang, Firman Rachmannanda, menjelaskan mengapa film dipilih menjadi media untuk mengingatkan masyarakat tentang kemanusian di Palestina.
BACA JUGA:VIRAL! Diduga Pasien RSD Gunung Jati Cirebon Ditahan Karena Tak Mampu Bayar Tagihan
Menurut Firman, sesuatu yang dibungkus secara entertain kayaknya lebih bisa mengena, lebih bisa dipahami, lebih bisa dimengerti. Maka nobar kali ini atau aksi Bela Palestina kali ini kita lakukan dengan cara nobar nonton bareng.
Dalam film Farha ini, Firman menceritakan tentang satu sosok bernama Farha, anak Palestina yang punya mimpi yang besar untuk menjadi seorang dokter. Namun pada saat itu dia Dibatasi oleh adat Palestina dan juga yang terpenting adalah saat itu terjadi pengambilan paksa rumah-rumah orang Palestina orang-orang zionis Israel.
Lebih lanjut Firman mengatakan, kegiatan nobar film Farha ini diikuti pelajar SMA hingga keluarga.
Ada juga peserta dari aktivis Islam, Majelis Taklim, serta lembaga-lembaga kemanuasiaan.
"Setelah nonton bareng juga nanti akan dilanjutkan tentang penjelasan peristiwa Nakba 1948," tandasnya.
BACA JUGA:Tiba di Gedung Pakuan Bandung, Ini yang Bakal Disampaikan Orang Tua Bayi kepada KDM
Pihaknya berharap melalui kegiatan nobar film Farha ini para peserta tidak lupa dengan perjuangan-perjuangan masyarakat Palestina, karena sekarang begitu banyak pengalihan-pengalihan tentang isu tersebut.
Masyarakat, khususnya umat Muslim atau lembaga bahkan sebagai warga dunia untuk tetap mendukung kemanusiaan, juga tentang bagaimana kita bisa menjadi manfaat bagi Palestina.
"Karena kita tahu, dari sejarah mereka adalah yang paling utama mengakui Indonesia. Tentu saja kita di dalam undang-undang pun jelas kita ikut dalam perdamaian dunia, maka membela Palestina itu adalah salah satu bentuk daripada implementasi pembukaan Undang-undang negara," pungkasnya. (abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


