Nasaruddin Umar dan Amanah yang Lebih Besar
Menteri Agama Nasaruddin Umar.-disway.id-
Selama memimpin Masjid Istiqlal sebagai Imam Besar sejak 2016, ia memperlihatkan bahwa masjid tidak harus dipahami sebatas tempat ritual keagamaan.
BACA JUGA:Intip Gaya Belanja Tenxi yang Simpel, dari Barang Harian hingga Pendukung Hobi di Shopee 9.9
Masjid dapat menjadi pusat peradaban. Ia dapat menjadi ruang pendidikan, kebudayaan, dialog, bahkan pusat penggerak ekonomi umat.
Istiqlal, dalam pandangan dan kepemimpinannya, bukan hanya masjid negara. Ia juga menjadi simbol bagaimana institusi keagamaan dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
Di tangan kepemimpinan yang tepat, spiritualitas dan kesejahteraan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan.
Namun, di sinilah muncul pertanyaan yang lebih besar: apakah kapasitas Nasaruddin Umar memang seharusnya ditempatkan hanya dalam satu organisasi?
Banyak pihak justru melihat keputusan Nasaruddin Umar untuk tidak maju sebagai Ketua Umum PBNU merupakan pilihan yang tepat.
Alasannya sederhana: Indonesia masih sangat membutuhkan perannya dalam ruang yang lebih luas.
Sebagai Menteri Agama dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, Nasaruddin Umar memegang posisi yang sangat strategis.
Ia tidak hanya berbicara kepada satu kelompok atau satu organisasi. Ia berbicara kepada seluruh umat beragama dan seluruh warga negara.
Karakter kepemimpinannya selama ini juga menunjukkan posisi tersebut.
Nasaruddin Umar dikenal sebagai tokoh moderasi beragama. Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, masjid negara yang memiliki posisi simbolik sangat kuat, ia mampu menghadirkan wajah Islam yang teduh.
Islam yang kuat dalam keyakinan, tetapi tidak merasa perlu bermusuhan dengan perbedaan.
Di tengah dunia yang semakin mudah terbelah oleh sentimen identitas, kehadiran figur seperti Nasaruddin Umar menjadi penting.
Ia dapat diterima oleh umat Islam. Namun pada saat yang sama, ia juga memiliki ruang komunikasi yang baik dengan berbagai kelompok agama dan golongan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

