Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)
Tak punya ijazah SMA bukan akhir perjalanan Azrul Ananda. Di usia 17 tahun, ia hidup sendiri di Amerika hingga akhirnya bisa kuliah.-Dok. Pribadi-
Tak heran bila banyak orang memilih jalur ini. Tak heran pula bila banyak siswa internasional juga memilih jalur lewat juco ini.
***
Melompati SMA akhirnya benar-benar jadi solusi buat perjalanan akademik saya. Nilai TOEFL saya jauh di atas cukup. Tes kemampuan juga aman. Hanya tinggal masalah timing.
Pada akhir 1994 dan beberapa bulan awal 1995, saya mengikuti anjuran. Saya mengambil sekolah bahasa Inggris dulu. Hitung-hitung sambil mematangkan lagi bahasa Inggris saya.
Kebanyakan "teman-teman" saya di sekolah bahasa itu adalah calon-calon mahasiswa S2. Datang dari berbagai negara di dunia. Asia, Afrika, dan Eropa.
Kadang ada yang dari Indonesia, termasuk yang dikirim oleh instansi-instansi BUMN untuk sekolah S2 di Amerika.
Antara 1994-1995, total sekitar enam bulan saya sekolah bahasa di Sacramento. Di usia 17 tahun, dengan teman-teman sekelas yang kebanyakan usia di atas 25 tahun.
Bahkan banyak sudah 30-an dan dari kalangan profesional. Dari berbagai negara di dunia.
Jadi, setelah SMA setahun di Ellinwood, praktis saya "tidak sekolah formal" antara 1994 dan 1995. Tapi dapat pengalaman "sekolah" yang unik.
Dapat banyak teman dari berbagai negara, dan banyak belajar dari pengalaman-pengalaman mereka.
Plus, sekolah bahasa saya lokasinya di dalam universitas beneran. Di kampus California State University Sacramento. Jadi, sehari-hari saya sudah melebur dengan mahasiswa-mahasiswa di sana. Sudah seperti mahasiswa.
Saya pikir, lucu juga pengalaman saya waktu itu. Usia masih 17 tahun. Status sekolah tidak formal. Kumpul dengan mahasiswa-mahasiswa dan orang-orang yang lebih senior semua.
Menoleh ke belakang, saya menganggap itu sebagai "sekolah hidup" yang mungkin tidak ada duanya.
***
Akhirnya, pertengahan tahun tiba. Semester baru segera dimulai. Pada musim gugur 1995, saya resmi masuk Sacramento City College. Jurusan yang saya pilih adalah Bisnis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

