Wapres dan Wagub Jabar Sepakat untuk Dorong Pengawasan di Pondok Pesantren

Wapres dan Wagub Jabar Sepakat untuk Dorong Pengawasan di Pondok Pesantren

Wakil Presiden RI Ma’ruf saat memberikan Ceramah Umum dalam rangka Milad ke-37 Yayasan Waqaf Al Mihajirien Jakapermai, di Gedung Pusdiklat Al Muhajirien, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi-Biro Adpim Jabar-

Radarcirebon.com, BEKASI – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa kejadian kekerasan di Tangerang beberapa waktu lalu, telah mencoreng dunia pesantren.

Untuk itu, ia meminta agar sekolah-sekolah Islam termasuk pondok-pondok pesantren agar lebih meningkatkan pengawasan lagi terhadap siswanya.

Hal tersebut disampaikan Wapres saat memberikan Ceramah Umum dalam rangka Milad ke-37 Yayasan Waqaf Al Mihajirien Jakapermai, di Gedung Pusdiklat Al Muhajirien, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu 31 Agustus 2022.

BACA JUGA:Nambah 0,54 persen Per 30 juni 2022 Lalu, Segini Jumlah Penduduk Indonesia

“Beberapa hari ini saya dikagetkan dengan di pesantren terjadinya kekerasan, seperti di Tangerang. Ini harus betul-betul diawasi lagi. Ini mencoreng dunia pesantren,” ujar Ma’ruf Amin dalam ceramahnya.

“Saya minta jangan sampai di sekolah-sekolah Islam (kekerasan) ini terjadi. Sebab kita ingin menjadikan ini adalah generasi yang wasathiyyin, yang toleran, dan kalau masih kecil sudah diajarkan kekerasan ini akan bisa membawa sikap yang tidak baik,” tuturnya.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menuturkan, Provinsi Jabar sendiri tercatat memiliki tak kurang dari 12.000 pondok pesantren dengan jumlah santrinya sekitar enam juta orang.

BACA JUGA:Kecelakaan Maut Bekasi, Korlantas Polri Temukan Petunjuk di Lokasi Kejadian

Menurutnya, jumlah yang luar biasa ini menjadi salah satu senjata Jabar untuk mewujudkan visi Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Provinsi Jawa Barat memiliki tagline Jabar Juara Lahir dan Batin, dengan harapan masyarakat Jabar bukan hanya juara di bidang duniawinya saja, tapi juga ingin juara di bidang ukhrowi.”

“Salah satu alat untuk mencapainya adalah dengan memprioritaskan dunia pendidikan,” jelas Pak Uu –sapaan akrab Wagub.

BACA JUGA:Pertamina Umumkan Kenaikan Harga BBM Hanya untuk Jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Permina Dex

Pak Uu memandang penting adanya sekolah-sekolah Islam dan pondok-pondok pesantren. Melalui pendidikan yang seimbang antara ilmu duniawi dan agamis, kata Pak Uu, generasi muda masa depan bangsa akan terhindar dari pola pikir yang sekuler.

“Kami khawatir kalau anak bangsa sebagai tunas harapan hanya diberikan pendidikan yang bersifat duniawi, di masa mendatang mereka pikirannya sekuler, tidak butuh agama, tidak percaya surga dan neraka, yang akhirnya punya pola pikir hidup untuk bekerja, bekerja untuk uang, uang untuk hidup,” jelas Pak Uu.

“Maka pendidikan di Jabar di samping duniawi dikejar, ukhrowi juga diperjuangkan,” pungkasnya. (jun)

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase