Penganiayaan Anak Angkat di Pabuaran Cirebon, Orang Tua Kandung Belum Diketahui

Penganiayaan Anak Angkat di Pabuaran Cirebon, Orang Tua Kandung Belum Diketahui

Anak korban penganiayaan oleh ibu angkat di Pabuaran, didampingi Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah.-Ist/tangkapan layar-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Kasus penganiayaan anak angkat terjadi di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Sejumlah luka diderita bocah berusia 6 tahun tersebut.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah mengatakan, kasus penganiayaan anak di Pabuaran sudah ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polresta Cirebon.

Sementara korban penganiayaan yakni anak yang berusia 6 tahun, telah dievakuasi dari rumah terduga pelaku di Pabuaran ke rumah aman KPAID Kabupaten Cirebon.

Namun, menurut Bunda Fifi -sapaan akrabnya- orang tua kandung dari korban hingga kini belum diketahui keberadaannya.

BACA JUGA:Curhat ke PM India dan China, Vladimir Putin Bilang Begini Soal Konflik dengan Ukraina

BACA JUGA:Pemerintah Ukraina Temukan Kuburan Massal di Wilayah Bekas Pendudukan Rusia

"Pelaku ini mengaku dititipi anak oleh orang tua kandung korban dan ada surat penyerahannya," kata Bunda Fifi, kepada radarcirebon.com, Sabtu malam, 17, September 2022.

Diungkapkan Bunda Fifi, bahwa pelaku mengangkat korban sebagai anak angkat. Tetapi, dalam kesehariannya kerap emosi dan melakukan penganiayaan.

Pengakuan sementara dari pelaku, tindakan kekerasan tersebut dilakukan karena anak tersebut nakal dan sulit diatur.

Atas tindakan kekerasan dan penganiayaan pada anak angkat itu, pelaku kini diamankan dan diperiksa di Unit PPA Sat Reskrim Polresta Cirebon, setelah sempat dibawa ke Polsek Pabuaran.

BACA JUGA:Fungsi Vaksinasi Covid-19 Sangat Penting bag Tubuh di Kemudian Hari, Berikut Penjelasan dari Ahlinya

BACA JUGA:Manchester City Menang Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang Wolves, Grealish Cetak Sejarah

"Jadi anak ini diserahkan oleh orang tua kandungnya ke ibu TC. Kemudian sudah menjadi anak angkat. Tapi diduga ada tindak kekerasan kepada korban," kata Fifi.

Menurut Fifi, korban kini dalam kondisi demam. Diduga karena luka di bagian kepala yang dalam proses penyembuhan. Tidak hanya itu, di bagian tubuh lain juga terdapat bekas luka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: