Bacaan Doa Sujud Sahwi dan Tata Cara Sesuai Riwayat Ulama, Insya Allah Salat Kita Diterima

Bacaan Doa Sujud Sahwi dan Tata Cara Sesuai Riwayat Ulama, Insya Allah Salat Kita Diterima

Bacaan doa sujud sahwi dan tata cara. Ilustrasi foto:-Purwaka Seta-Pixabay

(1) Lafal tasyahhud awal;

(2) Duduk iftirasy pada tasyahud awal;

(3) Qunut subuh dan qunut witir pada paruh kedua Ramadhan (tidak termasuk qunut nazilah);

(4) Posisi berdiri pada qunut;

(5) Shalawat nabi setelah tasyahud awal dan

(6) setelah qunut;

(7) shalawat untuk keluarga nabi setelah tasyahud akhir dan setelah qunut. (Zainuddin Al-Malibari, Qurratul Ain bi Muhimmatid Din).

Berikut ini adalah tasbih atau doa sujud sahwi:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَسْهُو وَلَا يَنَامُ

Subhāna man lā yashū wa lā yanāmu

Artinya, “Mahasuci Zat yang tidak lupa dan tidak tidur,” (Syekh Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu’in, [Bandung, Syirkatul Ma’arif: tanpa tahun], halaman 25).

Adapun berikut ini adalah lafal alternatif sujud sahwi yang disebutkan Syekh M Nawawi Al-Bantani:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَسْهُو وَلَا يَغْفُلُ

Subhāna man lā yashū wa lā yaghfulu

Artinya, “Mahasuci Zat yang tidak lupa dan tidak lalai.” (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Bandung, Syirkatul Ma’arif: tanpa tahun], halaman 81).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: