NGERI! Video Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi, di Tengah Hutan, Wajah Berlumuran Darah

NGERI! Video Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi, di Tengah Hutan, Wajah Berlumuran Darah

Video diduga helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi dan rombongan jatuh di tengah hutan. Foto: -Tangkapan layar-

Tujuannya adalah untuk menghadiri peresmian salah satu kantor di wilayah Polres Kerinci termasuk mendampingi mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Helikopter itu jenis Bell 412 SP Reg. P-3001. Dilaporkan bahwa helikopter tersebut empat hilang kontak pada pukul 11.20 WIB.

Adapun, jumlah penumpangnya adalah delapan orang. Terdiri atas Kapolda Jambi serta Dirreskrimum Kombes Andri Ananta.

Selain itu ada juga Dirpolairud Polda Jambi Kombes Muchael Bumbunan. Kemudian Korpspripim Polda Kompol A Yani Jambi dan seorang ADC Kapolda Jambi, serta tiga kru helikopter AKP Ali , AKP Amos F, Aipda Susilo.

Kapolri memastikan seluruh penumpang helikopter tersebut selamat.

BACA JUGA:Bacaan Niat Qadha Puasa Ramadhan Lengkap dengan Artinya, Yuk Jangan Lupa Bayar Utang Puasa

"Kami mendapat informasi bahwa telah dilakukan pendaratan darurat dan alhamdulillah saat ini kami sudah mendapat informasi bahwa dari penumpang yang berjumlah delapan orang, semua masih dalam kondisi selamat walau ada beberapa yang terluka,” ungkapnya.

Disebutkan bahwa, beberapa di antara rombongan Kapolda Jambi tersebut bisa berkomunikasi baik, sehingga didapatkan informasi keberadaan serta kondisi personel Polri tersebut.

Meskipun komunikasi tersebut tidak lancar, tetapi posisi koordinat helikopter mendarat darurat telah diketahui.

“Kami telah mengetahui titik koordinat bagaimana helikopter tersebut melakukan pendaratan darurat,” kata Kapolri.

Untuk itu, kepolisian telah mengerahkan bantuan dari Tim Brimob dengan kemampuan SAR untuk melakukan evakuasi. Dengan menerjunkan dua unit helikopter.

Di samping itu, proses pencarian juga melibatkan Tim SAR gabungan. Serta dibantu masyarakat dan para pencinta alam.

"Kami dibantu juga oleh masyarakat ataupun pencinta alam yang kebetulan juga mengetahui, membantu kami untuk menuju titik yang akan kami lakukan evakuasi,” kata Jenderal Listyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jpnn.com