Mengunjungi Rumah Jambret HP Jl Sisingamangaraja Cirebon, Mencuri Demi SPP Anak, Tetangga: Mungkin Gelap Mata

Mengunjungi Rumah Jambret HP Jl Sisingamangaraja Cirebon, Mencuri Demi SPP Anak, Tetangga: Mungkin Gelap Mata

Mengunjungi rumah jambret HP di Jl Sisingamangaraja Cirebon di Gg Pagongan Timur.-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pengakuan pelaku jambret HP di Jl Sisingamangaraja, Kota CIREBON, ditelusuri radarcirebon.com ke kediaman yang bersangkutan.

Saat ekspos di Polres Cirebon Kota, jambret HP dengan inisial MF tersebut mengaku terpaksa mencuri untuk SPP anak yang masih SMK dan SD.

Anak MF di salah satu SMK swasta, sudah nunggak SPP selama 7 bulan dengan total Rp 1,75 juta. Itulah yang membuat MF gelap mata, menurut para tetangganya saat ditemui oleh wartawan radarcirebon.com.

"Mungkin gelap mata. Orangnya tuh baik. Biasa jualan nasi goreng. Tanggung jawab sama anak," kata Lili, salah seorang tetangga MF, Selasa, 25, Juli 2023.

BACA JUGA:Gugatan Al Zaytun kepada Ridwan Kamil Belum Diketahui Isinya, Sudah Terdaftar di PN Bandung

Meski MF sudah ditahan dan mengakui perbuatannya menjambret HP sampai membuat korbannya juga terluka, tapi Lili mengungkapkan para tetangga akan tetap datang menjenguk di penjara.

Sebab, para tetangga yakin bahwa MF berbuat demikian karena terpakas dan sudah gelap mata lantaran merasa tidak ada jalan lain.

"Sebenarnya sih orangnya baik. Istrinya kan pergi tuh ninggalin dia. Cerai. Mungkin karena ekonomi lah. Akhirnya di sini tinggal dan buka usaha nasi goreng di depan," katanya.

Diceritakan Lili, usaha yang dibangun MF memang jatuh bangun. Pernah ikut jual beli burung. Kemudian jual beli motor dan terakhir jual es batu keliling.

BACA JUGA:Kalau Bandara Husein Sastranegara Ditutup, Warga Bandung Ternyata Pilih Bandara Soetta daripada Kertajati

MF tinggal mengontrak di daerah tersebut, bersama 2 anaknya. Bahkan, untuk anak MF yang masih SD sudah dibebaskan dari kewajiban bayar lantaran pihak sekolah juga kasihan.

"Anaknya yang SD kepala sekolahnya kasihan jadi dibebasin SPP," kata Lili yang saat ditemui bersama dengan tetangga MF lainnya.

Lili menambahkan, anak MF yang duduk di bangku SMK sudah mau kelas tiga. Kemungkinan memang butuh banyak biaya.

Lantaran terlilit kebutuhan tersebut, akhirnya MF berbuat nekat. Dirinya pun meyakini pengakuan dari MF memang benar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: