Situasi di Al Zaytun Pasca Syekh Panji Gumilang Ditetapkan sebagai Tersangka, Santri Kirim Doa

Situasi di Al Zaytun Pasca Syekh Panji Gumilang Ditetapkan sebagai Tersangka, Santri Kirim Doa

Situasi di depan Mahad Al Zaytun pasca Syekh Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka.-Kholil Ibrahim-radarcirebon.com

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM - Suasana di Mahad Al Zaytun INDRAMAYU pasca Syekh Panji Gumilang ditetapkan menjadi tersangka, Rabu, 2, Agustus 2023.

Pantauan radarcirebon.com di depan gerbang Mahad Al Zaytun Indramayu, nampak tidak ada aktivitas mencolok.

Hanya ada petugas keamanan yang berjaga juga pekerja yang melakukan pembuatan taman di area dekat pintu gerbang.

Sementara aktivitas masyarakat di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu juga berjalan seperti biasa.

BACA JUGA:6 Tradisi Unik Suku Toraja, Pesona Budaya dan Wisatanya, Nomor 1 dan 3 Engga Cocok Buat Penakut

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari pihak Mahad Al Zaytun mengenai perkembangan kasus dugaan penistaan agama yang membuat Syekh Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pihak internal mahad, nampak mereka mengirimkan doa kepada syekh dan berharap segera dibebaskan serta tidak perlu ditahan.

"Kami dari Organisasi Pelahar Mahad Al Zaytun mewakili seluruh santri, selalu siap membela dan mendukung Syekh Al Zaytun," kata Presiden Santri, Sabrina Tifa Az Zahra.

Dia berharap syekh segera kembali untuk mendidik santri seperti biasa. Kepada pemerintah dia juga berpesan agar dapat melihat Al Zaytun dengan baik.

BACA JUGA:5 Wisata Hits di Dekat Kaduela Kuningan, Spot Foto Instagramable, Cocok Buat Selfie

"Kepada pemerintah agar dapat melihat Al Zaytun dengan baik, sesuai moto pusat pendidikan pengembangan budaya toleransi dan perdamaian, menuju masyarakat sehar, cerdas dan toleran," katanya.

Doa serupa juga disampaikan guru Madrasah Aliyah Mahad Al Zaytun. "Kami mendukung sepenuhnya program Syekh Al Zaytun," tandasnya.

Pihaknya juga mendoakan agar Syekh Panji Gumilang diberikan kelancaran dan kembali ke Al Zaytun untuk mendidik dan membina para santri.

"Kami berharap kepada pemerintah untuk bersikap adil dan bijaksana," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: