Racun Ikan Buntal Sangat Mematikan, 1200 Kali Lebih Kuat dari Sianida

Racun Ikan Buntal Sangat Mematikan, 1200 Kali Lebih Kuat dari Sianida

Ilustrasi. Ikan buntal memiliki racun yang sangat mematikan bagi manusia. Harus paham cara memasak jika ingin disantap.-Tangkapan Layar Video-Youtube @Flora & Fauna Indonesia

BACA JUGA:Kasus DBD di Indonesia Naik, Angka Kematian Tercatat 124 Orang

Spesies ikan ini ada beragam, tetapi kebanyakan hidup di perairan sedang dan tidak ada di perairan dingin.

Ikan buntal juga mempunyai tubuh panjang dan meruncing dengan kepala bulat. 

Beberapa spesies mempunyai warna cerah sebagai penanda diri racun yang dimilikinya. 

Oleh karena itu, kita tidak boleh memegang ikan buntal secara sembarangan.

BACA JUGA:Sederet Manfaat Mengonsumsi Kopi Hitam Tanpa Gula, Salah Satunya Kurangi Resiko Penyakit Kronis

Namun, ada juga ikan buntal dengan warna pucat atau samar untuk berbaur dengan lingkungan mereka. 

Mereka merupakan ikan tanpa sisik dan biasanya mempunyai kulit kasar hingga runcing. Semuanya mempunyai empat gigi yang menyatu menjadi bentuk seperti paruh.

Melansir National Geographic, hampir semua ikan buntal mengandung tetrodotoxin, zat yang membuatnya terasa tidak enak dan sering kali mematikan bagi lawannya.

Sedangkan bagi manusia, tetrodotoxin cukup mematikan, hingga 1200 kali lebih beracun daripada sianida.

BACA JUGA:Manfaat Skipping untuk Program Diet dan Cara Tepat Melakukannya

Terdapat racun dalam ikan buntal yang bisa membunuh 30 manusia dewasa, dan tidak ada penawar yang diketahui hingga saat ini.

Adapun gejala keracunan ikan buntal, dimulai dalam waktu 20 menit hingga 2 jam setelah menyantapnya.

Gejala awal:

1. Sensasi kesemutan di bibir dan mulut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: