Daya Motor

7 Cara Buka Puasa yang Benar Agar Asam Lambung Tak Naik dan Berat Badan Tetap Stabil

7 Cara Buka Puasa yang Benar Agar Asam Lambung Tak Naik dan Berat Badan Tetap Stabil

Urutan dan cara buka puasa yang benar agar tetap sehat.-Freepik-

Dalam ajaran Islam, berbuka dengan kurma sangat dianjurkan. Selain bernilai ibadah, pilihan ini juga menyehatkan. Buah khas Timur Tengah ini mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh untuk mengembalikan energi.

BACA JUGA:Truk Tangki Kebakaran di Tol Cipali, Lalu Lintas Kembali Dibuka, Pemadaman Selesai

BACA JUGA:Mendarat di Washington, Prabowo Agendakan Pertemuan Penting dengan Donald Trump

Mengonsumsi 2–3 butir kurma setelah air putih membantu menstabilkan kadar gula darah secara bertahap. Tak hanya itu, kurma kaya serat, kalium, kalsium, zat besi, hingga zinc yang bermanfaat bagi metabolisme dan daya tahan tubuh.

Sebaliknya, takjil dengan sirup tinggi gula, minuman berwarna mencolok, atau es campur manis sebaiknya tidak dijadikan menu utama. 

Terlalu banyak gula tambahan dapat menyebabkan rasa haus berlebih, lonjakan kalori, hingga risiko kenaikan berat badan selama Ramadan.

3. Batasi Gorengan, Jangan Jadi Menu Utama

Gorengan memang identik dengan suasana berbuka. Bakwan, tahu isi, risoles, atau pastel sering menggoda saat azan Magrib berkumandang. Namun, konsumsi berlebihan justru bisa mengganggu kesehatan.

Makanan yang digoreng umumnya tinggi kalori dan lemak trans. Lemak jenis ini dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan gangguan jantung bila dikonsumsi berlebihan.

Jika sulit menghindarinya, batasi maksimal satu potong saja. Lebih baik lagi, pilih camilan yang dipanggang atau dikukus. Alternatif ini tetap lezat namun lebih ramah bagi lambung dan berat badan.

4. Hindari “Balas Dendam” dengan Makanan Manis

Rasa lapar seharian sering membuat orang ingin “balas dendam” saat berbuka. Kolak, es buah manis, hingga minuman kekinian menjadi incaran. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik.

Gula tambahan dalam jumlah besar dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun kembali, sehingga tubuh mudah lemas dan lapar lagi. Selain itu, asupan kalori yang tidak terkendali berisiko membuat berat badan naik selama Ramadan.

Solusinya? Nikmati makanan manis secukupnya dan pilih versi rendah gula. Kamu tetap bisa menikmati kolak atau es buah, asalkan tidak berlebihan.

5. Konsumsi Menu Utama Bergizi Seimbang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: