Ok
Daya Motor

TEGAS! Hotman Paris Minta KDM dan Bupati Kuningan Copot Direksi RSUD Linggajati

TEGAS! Hotman Paris Minta KDM dan Bupati Kuningan Copot Direksi RSUD Linggajati

Hotman Paris bakal mengajukan gugatan perdana dan pidana ke RSUD Linggarjati atas meninggalnya bayi pasangan Andi dan Irmawati.--radarcirebon.com

JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea memberikan pernyataan tegas atas kasus yang menimpa pasangan Andi-Irmawati

Andi dan Irmawati, merupakan pasangan suami istri asal Desa Gandasoli, Kabupaten Kuningan yang kehilangan bayi mereka diduga kelalaian pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggarjati.

Di hadapan awak media, Hotman meminta Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Bupati Kuningan, segera mencopot direksi RSUD Linggajati.

Pria yang kerap dipanggil Bang Hotman ini, tak bisa membayangkan rasa sakit Irmawati dan perasaan cemas yang dialami Andi, saat berada di situasi kritis.

BACA JUGA:Andi-Irmawati Temui Hotman Paris di Jakarta, Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggarjati Kuningan Terus Bergulir

Dimana, Irmawati yang sejatinya harus segera mendapatkan tindakan medis operasi cesar, justru harus menunggu dua hari berikutnya dengan alasan dokter tidak datang. 

Padahal, kandungannya sudah mengalami pecah air ketuban hingga membanjiri lantai ruang IGD.

"Ini suaminya bekerja sebagai ojeg online. Bayangkan, dua hari di rumah sakit dalam keadaan kritis, tidak ada dokter yang datang, dokter jaga pun tidak, dokter kandungan pun tidak datang, padahal ada ibu yang pecah ketuban, ketubannya sudah membanjir lantai," ucap Hotman Paris saat melakukan konferensi pers, Sabtu 12 Juli 2025 di Jakarta.

Dijelaskan Hotman, air ketuban yang terus keluar dari kandungan Irmawati, sampai dibersihkan berkali-kali ketika berada di ruang IGD.

BACA JUGA:Wakil Walikota Cirebon Datangi Rumah Tasmi, Temui Anak TKW yang Meninggal di Malaysia

"Bahkan, saking banyaknya air ketuban yang pecah, dibersihkan, tetap tidak ada yang datang," sambungnya.

Berdasarkan keterangan pasangan Andi dan Irmawati dan penjelasan rinci dari Tim Hotman 911, Hotman Paris dengan tegas meminta Gubernur Jawa Barat dan Bupati Kuningan, untuk segera mencopot semua direksi RSUD Linggajati.

Jika hal tersebut tidak segera dilakukan, sambung Hotman, bakal berdampak luas terhadap publik.

"Kalau Kang Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) maupun Bupati Kuningan kalau tidak segera mengganti semua direksi Rumah Sakit Umum Linggarjati maka rakyat akan mempertanyakan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait