Dukungan program sosial yang telah diberikan antara lain rumah produksi, room dryer, mesin pasca panen dan pelatihan serta pendampingan akses pasar.
BACA JUGA:Konferensi Pers Kapolri Terkait Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Ternyata Jaringan Narkoba
Kedepannya Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait akan terus mendukung semangat anggota koperasi sehingga dapat lebih berdaya.
"Tentunya dengan integrasi pariwisata, peningkatan kualitas, dan keberlangsungan pola produksi yang terus menerus," tambahnya.
Dalam agenda Ngopi di Leuweung bersama dengan BJB, Bank Indonesia melakukan edukasi penggunaan sistem pembayaran non tunai.
BACA JUGA:Isi Surat Perjanjian Rizky Billar Dibongkar, Lesti Kejora: Akan Menjaga Dede
Dalam acara tersebut Arief Faizal, dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti mengatakan bahwa sebagai titik ground zero kopi dunia Kab Kuningan berpotensi besar dalam pengembangan kopi kualitas ekspor, hal ini diaminkan oleh Jumpono dari klaster kopi Cibulao Bogor yang menyebut kemungkinan kerjasama kopi antar ekosistem sehingga ragam kopi di Indonesia makin dikenal luas. (apr)