Teks Khutbah Jumat Singkat: Hati-Hati Terhadap Istidraj, Jebakan Kenikmatan Duniawi

Kamis 22-12-2022,06:45 WIB
Reporter : Raden Herdi Dwitama
Editor : Raden Herdi Dwitama

Makanya, kalau hari ini ada yang menemukan harta tertimbun dalam tanah, orang-orang akan menyebutnya sebagai harta karun, dengan dinisbatkan kepada harta Qarun yang ditelan bumi. 

Sebagaimana firman Allah SWT:   

Yang artinya: Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan. (QS Ali-Imran: 178). 

BACA JUGA:Ekonomi sedang Sulit, 3 Doa Berikut Ini Ampuh untuk Memperlancar Rejeki, Amalkan Setiap Pagi

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,

Istidraj bisa terjadi kepada siapa saja, baik orang awam maupun ahli ibadah. Orang mukmin akan merasa takut dengan istidraj, yakni kenikmatan semu yang sejatinya murka Allah SWT. 

Namun sebaliknya, orang-orang yang tidak beriman akan beranggapan bahwa kesenangan yang mereka peroleh merupakan sesuatu yang layak didapatkan. 

Biasanya, istidraj diberikan kepada orang-orang yang mati hatinya. 

Mereka adalah orang yang tidak merasa bersedih atas ketaatan yang ditinggalkan dan tidak menyesal atas kemaksiatan yang terus dilakukan.   

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,

Berdasarkan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan, bahwa ketika seseorang mendapatkan kenikmatan, baik nikmat materi maupun non materi, hendaklah ia bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh zat pemberi nikmat, dan bukannya lupa kepada-Nya. 

BACA JUGA:Dapat Menyembuhkan Penyakit, Berikut 5 Keutamaan yang Dimiliki Surah Al Fatihah

Dan segera bersyukur kepadaNya, baik secara lisan, perbuatan maupun keyakinan dalam hati. 

Realisasi syukur itu bisa berupa semakin rajin beribadah, bersedekah maupun perilaku-perilaku yang bermanfaat bagi orang lain.  

Khutbah 2

Kategori :