INDRAMAYU – Banjir di wilayah Kecamatan Indramayu, disebabkan drainase kurang berfungsi dengan baik. Sehingga air hujan tidak bisa terbuang secara maksimal dan menyebabkan banjir. “Berbeda dengan banjir di wilayah pantura, di wilayah tersebut banjir lebih disebabkan kurang tersedianya tempat penampungan seperti waduk atau bendungan. Air dari curah hujan yang tinggi tidak lagi tertampung di sungai atau kali, karena akhir pembuangannya itu sangat minim,” ujar anggota Komisi V DPR RI, Drs Yoseph Umarhadi Msi saat meinjau lokasi banjir di wilayah Indramayu kota bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Ir Widi. Menurutnya, persoalan banjir di Indramayu kota memang lebih disebabkan faktor buruknya drainase. Hal itu diketahui setelah dirinya meninjau langsung kondisi banjir sekaligus mencari akar penyebabnya. “Setelah kita ke wilayah tersebut, ternyata akar persoalan banjir dari faktor itu (drainase, red). Ditambah lagi terjadinya perubahan fungsi pada sungai Cimanuk lama. Karena letak Cimanuk lama berada atau melintasi wilayah kota,” jelasnya. Menurut Yoseph, untuk mengatasi persoalan banjir pemerintah daerah harus segera memperbaiki drainase yang tidak berfungsi sekaligus menambah drainase agar ketika hujan air bisa terbuang dengan baik. “Itu tanggung jawab daerah, tentunya kami akan bantu untuk menyelesaikan persoalan banjir di Indramayu. Kami juga bersama BBWS Cimanuk-Ciasanggarung, sepakat memperbaiki Cimanuk lama seperti mempepanjang tanggul. Perbaikan tersebut anggarannya diperkirakan kurang lebih Rp10 miliar. Secepatnya akan kita proses,” ujar anggota dewan dari PDIP tersebut. Yoseph juga meninjau banjir di Kecamatan Arahan, Sindang, Losarang, dan Kandanghaur, sekaligus memberikan bantuan kepada warga korban banjir. Bantuan berupa makanan dan susu, serta perlengkapan bayi dan selimut itu dari ibu–ibu rumah tangga di lingkungan tempat kediamannya di perumahan Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong, Tangerang, Banten. Ikut bersamanya sekaligus menyalurkan langsung kepada korban banjir Ny Yoseph Umarhadi dan sejumlah ibu–ibu dari perumahan tersebut. (kom)
Banjir di Kota Akibat Drainase Buruk
Senin 27-01-2014,11:27 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,13:46 WIB
Kebakaran di Gunungjati Cirebon, Diduga Anak Main Petasan di Dalam Rumah
Kamis 12-03-2026,10:55 WIB
Mudik Lebaran 2026: Polresta Cirebon Kerahkan 1.200 Personel dan Dirikan 11 Pos Pengamanan
Kamis 12-03-2026,13:07 WIB
Salat Idul Fitri di Alun-alun Kejaksan Cirebon: Target 10 Ribu Jemaah, Ada Skenario Cuaca Ekstrem
Kamis 12-03-2026,13:25 WIB
Angin Puting Beliung Terjang Mertasinga Cirebon, 128 Rumah Rusak, Ratusan Warga Terdampak
Kamis 12-03-2026,09:00 WIB
Renovasi Gedung Setda Cirebon Terganjal Putusan Hakim, Walikota Buka Suara
Terkini
Jumat 13-03-2026,07:01 WIB
Kolaborasi BMH Cirebon dan Askrindo Syariah Santuni Santri Yatim di Ponpes Hidayatullah
Jumat 13-03-2026,06:01 WIB
PMI Kabupaten Cirebon Gelar Orientasi dan Simulasi Bencana, Bentuk Tim SIBAT di Tiap Kecamatan
Jumat 13-03-2026,05:01 WIB
Muhammadiyah Resmi Umumkan Idulfitri 2026, Berikut Dasar Penentuannya
Jumat 13-03-2026,04:30 WIB
Film Na Willa Gelar Nonton Duluan di 22 Kota, Cirebon Kebagian di CSB XXI
Jumat 13-03-2026,04:01 WIB