Harvey Moeis telah ditetapkan sebagai tersangka ke-16 dalam kasus korupsi yang diduga merugikan negara hingga mencapai angka yang mencengangkan, yakni Rp 271 triliun.
BACA JUGA:Pemuka Agama Tersangka Pencabulan Anak Tiri Menghilang Tanpa Jejak, Kini Berstatus DPO
Kuntadi, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, menyatakan bahwa keputusan untuk menaikkan status Harvey sebagai tersangka didasarkan pada alat bukti yang sudah ada.
Harvey Moeis memang dikenal sebaai crazy rich sejak dulu. Namun, ternyata ia memiliki sumber kekayaan yang beragam.
Yang menjadikannya sebagai salah satu tokoh yang sangat berpengaruh. Kasus korupsi yang menyeret namanya membuatnya terjerat dalam urusan hukum yang kompleks.
BACA JUGA:Ketum The Jakmania 'Ancam' Persija Jakarta Perihal Hukuman FIFA
Dalam rangkaian penyidikan kasus ini, tak hanya Harvey Moeis yang terlibat. Dari total 16 tersangka itu, ada beberapa pejabat negara dan pihak swasta.
Dari pejabat negara, M Riza Pahlevi Tabrani (MRPT), Emil Emindra (EML), dan Alwin Albar (ALW) termasuk dalam daftar tersangka.
Sedangkan dari pihak swasta, nama-nama seperti Tamron alias Aon (TN), Achmad Albani (AA), dan SG alias AW juga terlibat dalam kasus ini, bersama dengan beberapa nama lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya.
Kehadiran Sandra Dewi dalam pemeriksaan tersebut untuk menyelidiki lebih dalam terkait rekening yang telah diblokir Kejagung sebelumnya.
Pihak Kejagung juga memeriksa sejumlah barang mewah yang kemungkinan berkaitan dengan kasus suaminya.
Menurut Kejagung, barang-barang itu nantinya akan disita dan diidentifikasi untuk diselidiki lebih dalam.
Masih ada penelusuran aset yang dilakukan secara bergantian dengan keluarga tersangka yang lainnya. (*)