Cover letter harus ditulis dengan format surat resmi yang sesuai dengan etika bisnis.
Gunakan margin, spasi, font, ukuran huruf, dan warna yang konsisten dan mudah dibaca. Gunakan juga struktur yang jelas dan rapi, yaitu:
1. Berisi salam pembuka, nama penerima (jika diketahui), nama pengirim, alamat email, nomor telepon, dan tanggal pengiriman.
2. Bagian isi berisi tiga paragraf yakni paragraf pertama berisi tujuan pengiriman surat, posisi yang dilamar, sumber informasi lowongan; paragraf kedua berisi alasan mengapa Anda tertarik dan cocok untuk posisi tersebut; paragraf ketiga berisi apa yang dapat Anda berikan untuk perusahaan atau organisasi tersebut.
BACA JUGA:Siap Tempur! Partai Golkar Bekali 1.164 Calon Kepala Daerah untuk Menangkan Pilkada 2024
3. Terakhir, bagian penutup berisi ucapan terima kasih atas perhatian penerima, harapan untuk mendapatkan respons atau undangan wawancara, salam penutup, nama lengkap, tanda tangan (jika dicetak).
3. Gunakan bahasa yang profesional, sopan, dan menarik
Sebaiknya cover letter harus ditulis dengan bahasa yang profesional, sopan, dan menarik. Hindari bahasa yang terlalu formal, kaku, atau baku, yang dapat membuat penerima bosan atau tidak tertarik.
Gunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan lugas, yang dapat menyampaikan pesan Anda dengan efektif.
BACA JUGA:Diberlakukan Berbarengan untuk Arus Mudik, Contra Flow, One Way dan Ganjil Genap di Jalan Tol
Terapkan juga kata-kata yang positif, antusias, dan persuasif, yang dapat menunjukkan minat dan motivasi Anda.
Hindari kesalahan ejaan, tata bahasa, atau tanda baca, yang dapat mengurangi value Anda.
4. Cover letter dibuat secara singkat, padat, dan relevan
Cover letter harus singkat, padat, dan relevan. Idealnya, cover letter tidak lebih dari satu halaman atau sekitar 250-400 kata.
BACA JUGA:Sekda Jabar Lepas 46 Bus Program Mudik Gratis di Terminal Cicaheum Bandung
Jangan menuliskan informasi yang tidak relevan dengan diri anda atau atau dengan perusahaan hindari menulis kata yang diulang.