Melalui gerakan tersebut, kelestarian Gunung Ciremai bisa terjaga dan terus memberikan efek manfaat baik bagi warga.
BACA JUGA:Berharap Ada Sumber Air Baku dari SPAM Regional Jatigede
BACA JUGA:Polisi Test Psikologi Pegi Setiawan. Kuasa Hukum:Urgentsinya Apa? Kami Keberatan
"Gerakan ini adalah wujud syukur kita dalam menjaga Gunung Ciremai agar manfaatnya bisa diwariskan kepada anak cucu kita," ujar Iip.
Iip Hidajat juga menyampaikan bahwa melalui Gerakan Sapu Gunung ini, diharapkan banyak manfaat yang dapat dirasakan.
Termasuk berkurangnya sampah sintetis yang merusak alam serta teridentifikasinya jalur-jalur pendakian yang terkena erosi atau longsor.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah membuat kurikulum muatan lokal Gunung Ciremai.
BACA JUGA:Jawa Barat Targetkan Kunjungan Wisatawan Tahun 2024 Tembus 100 Juta
"Insya Allah, melalui Ciremai Fest ini kita akan melaunching Mulok Gunung Ciremai. Hal ini adalah upaya kita untuk memberi kesadaran kepada seluruh masyarakat Kuningan sejak dini untuk bersama-sama menjaga Gunung Ciremai," tambah Iip.
Selain melepas peserta GSG, Iip juga menyerahkan Bendera Merah Putih kepada organisasi kemasyarakatan penggiat lingkungan di Kabupaten Kuningan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. *