
Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) SAR Cirebon, Syarif Prabowo mengungkapkan, pihaknya ikut dalam upaya pencarian sejak Senin, 17 Maret 2025.
Menurut Syarif, sejak bergabung dalam pencarian korban, pihaknya membagi tim untuk bergerak secara estafet dari titik awal korban tenggelam.
Setiap tim diberi jarak 5 kilometer untuk menyisir aliran sungai mencari keberadaan jasad korban atas nama Akbar Maulana.
Syarif menambahkan, korban terbawa hanyut oleh aliran sungai sekitar 7 sampai 8 kilometer.
“Hari kedua, ketiga dan seterusnya hingga kami memutuskan untuk balik lagi ke TKP awal dan menemukan korban di titik sekarang (Desa Sangkanurip),” jelas Syarif.