Bahkan pada beberapa kasus, dapat mengakibatkan kerusakan pada organ hati dan ginjal. Hal ini disebabkan oleh terganggunnya populasi bakteri baik di dalam usus.
Ternganggunnya populasi bakteri baik didalam usus akibat penggunaan obat antiobiotik secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, diere, infeksi jamur, hingga masalah pada bagian kulit.
3. Alergi Berat
Beberapa kasus, konsumsi obat antibiotik secara berlebihan bisa menyebabkan alergi pada tubuh.
Salah satu reaksi alergi berat adalah anafilaksis, yaitu kondisi serius yang dapat mengancam nyawa.
Anafilaksis terjadi karena sistem imun tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat kimia yang terkandung dalam antibiotik.
BACA JUGA:Kecelakaan Maut Cisumdawu: Travel Bandung – Cirebon, Penumpang Terlempar ke Jalan
BACA JUGA:Kepala PCO Hasan Nasbi Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya
Reaksi ini dapat memicu pelepasan zat kimia seperti histamin secara besar-besaran yang berasal dari sel mast dan basofil.
Kondisi ini bisa menyebabkan sesak napas, penurunan tekanan darah, hingga pembengkakan pada bagian saluran pernapasan.
4. Membunuh Bakteri Didalam Usus
Usus kita mengandung sekitar100 triliun bakteri dari berbagai macam jenis dari mulai yang berjenis bakteri baik maupun jahat.
Pengunaan obat antibiotik secara berlebihan dan tanpa resep dari dokter dapat membunuh keduanya.
Berkurangnya populasi bakteri baik dan jahat didalam tubuh dapat mengakibatkan tubuh terkena penyakit seperti diare, perut kembung, dan infeksi jamur. (*)